Tol Solo-Sragen tak lagi gratis
Merdeka.com - Jalan tol Solo-Ngawi segmen Kartasura - Sragen mulai berbayar usai diresmikan Presiden Joko Widodo kemarin. Pemberlakuan tarif Rp 1.000 per kilometer akan dimulai Selasa (16/7) dini hari nanti tepat pukul 00.00 WIB. Masyarakat harus mempunyai kartu e-toll untuk bisa masuk ke gerbang tol Colomadu maupun Ngemplak.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno mengatakan, dengan tarif tersebut, untuk jarak tempuh Kartasura hingga Sragen, pengguna akan dikenakan biaya sebesar Rp 35.000.
"Untuk pembayaran akan dilakukan menggunakan uang elektronik atau kartu e-toll," ujar David, Senin (16/7).
Untuk tahun pertama pengoperasian jalan tol, PT JSN menargetkan jumlah pengguna mencapai 9.000 kendaraan per harinya. Sedangkan, untuk tahun kedua dan selanjutnya target akan terus ditingkatkan.
"Tahun berikutnya mungkin 10.000 pengguna setiap harinya," jelasnya.
Peningkatan target untuk setiap tahun memang menjadi hal yang lumrah. Apalagi setiap tahun pemilik kendaraan juga bertambah. Kondisi ini tentunya juga akan berimbas pada meningkatnya jumlah pengguna jalan tol.
Kondisi jalan tol segmen Kartasura-Sragen sudah beroperasi sepenuhnya. Penerangan dan rambu-rambu jalan juga sudah dipasang. Tak hanya itu, seluruh perlintasan dan jalan tikus dipastikan sudah tidak ada.
"Semua sudah kita tutup, sudah tidak ada lagi warga yang menyeberang atau menjemur padi di jalan tol." (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya