Dinas Perdagangan Kota Sorong telah mengambil langkah proaktif dengan menghadirkan Toko Pangan Kota Sorong. Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat setempat. Peluncuran toko ini juga menjadi strategi penting dalam upaya pemerintah daerah menekan laju inflasi di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Sorong, Sherly Agaki, menyatakan bahwa komoditas yang dijual di Toko Pangan Sorong dibanderol di bawah harga pasar. Hal ini mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat, menunjukkan tingginya minat konsumen terhadap harga yang lebih hemat.
Toko Pangan Kota Sorong secara resmi diluncurkan pada tanggal 24–25 November 2025, melalui kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia dan Perum Bulog. Seiring berjalannya waktu, kerja sama ini diperluas dengan melibatkan Dinas Pertanian Kota Sorong untuk penyediaan produk lokal.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pokok dan Pengendalian Inflasi
Kehadiran Toko Pangan Kota Sorong menjadi solusi konkret bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Dengan harga yang lebih terjangkau, toko ini membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga pasar. Sherly Agaki menegaskan bahwa harga di toko ini lebih rendah dari pasaran, sehingga menarik banyak konsumen.
Selain memberikan akses pangan murah, Toko Pangan Kota Sorong juga berperan vital dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan menjual komoditas di bawah harga pasar, toko ini secara langsung berkontribusi pada upaya pengendalian inflasi. Ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Minat konsumen yang sangat tinggi menjadi indikator keberhasilan awal dari program ini. Masyarakat merasa terbantu dengan adanya alternatif tempat belanja yang menawarkan harga kompetitif untuk berbagai komoditas penting. Keberadaan toko ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Sorong.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Lintas Sektor untuk Ketersediaan Komoditas
Toko Pangan Kota Sorong merupakan hasil kolaborasi erat antar berbagai lembaga. Bank Indonesia memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana, seperti rak dan perlengkapan toko, yang esensial untuk operasional. Sementara itu, Perum Bulog turut berperan dalam penyediaan komoditas pangan utama.
Kerja sama ini kemudian diperluas dengan partisipasi aktif dari Dinas Pertanian Kota Sorong. Dinas Pertanian bertanggung jawab memasok telur dan hasil pertanian lokal, seperti pakcoy dan selada. Keterlibatan ini tidak hanya memastikan ketersediaan produk segar, tetapi juga mendukung petani dan peternak lokal.
Nelwan Hara, Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong, menjelaskan bahwa Dinas Perdagangan menyiapkan sarana pemasaran, sedangkan Dinas Pertanian memasok produk. Ke depan, Dinas Pertanian berencana untuk memasok komoditas lain seperti daging ayam dan kebutuhan protein hewani lainnya.
Advertisement
Advertisement
Daftar Komoditas dan Harga Kompetitif di Toko Pangan Kota Sorong
Toko Pangan Kota Sorong menyediakan beragam komoditas pokok dengan harga yang menarik. Stok yang tersedia meliputi 10 karton tepung terigu (total 100 kg), 7 karton gula pasir (168 kg), 20 sak beras kemasan lima kilogram, dan 20 karton minyak goreng (240 liter).
Harga yang ditawarkan sangat kompetitif, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beberapa produk. Beras lima kilogram dijual seharga Rp80.000 per sak, tepung terigu Rp11.000 per kilogram, dan gula pasir Rp20.000 per bungkus. Minyak goreng dibanderol Rp15.500 per liter, lebih murah dari HET Rp15.700.
Selain itu, telur lokal dari peternak Orang Asli Papua (OAP) dijual Rp70.000 per rak, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp85.000. Untuk sayuran, selada tersedia dengan harga Rp35.000 atau Rp25.000 per setengah kilogram.
Advertisement
Advertisement
Tantangan dan Harapan Pengembangan Toko Pangan
Meskipun mendapat respons positif, operasional Toko Pangan Kota Sorong saat ini masih menghadapi keterbatasan anggaran. Sherly Agaki berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan toko ini.
Dengan dukungan anggaran yang memadai, diharapkan stok komoditas dapat ditambah untuk memenuhi permintaan masyarakat yang terus meningkat. Penambahan stok akan memastikan ketersediaan barang yang stabil dan berkelanjutan.
Agaki juga mengungkapkan harapan untuk memperluas jangkauan Toko Pangan Kota Sorong, termasuk membuka satu los khusus di pasar. Langkah ini akan membuat toko lebih mudah diakses oleh lebih banyak lapisan masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews