Tips Daftar Kartu Prakerja 2021 Agar Calon Peserta Bisa Diterima
Merdeka.com - Pemerintah telah membuka 2 gelombang pendaftaran Kartu Prakerja sejak awal 2021. Masing-masing gelombang yakni 12 dan 13 akan menerima 600.000 calon peserta.
Tahun ini, target peserta Program Kartu Prakerja 2021 adalah 2,7 juta. Program Kartu Prakerja 2021 ini masih sama yakni metode semi bantuan sosial.
Di mana pemerintah memberikan besaran pelatihan sebesar Rp1 juta. Kemudian insentif pasca pelatihan Rp600.000 setiap bulannya selama 4 bulan dengan total insentif pasca pelatihan sebesar Rp2,4 juta.
Pemerintah juga memberikan insentif pasca survei Rp50.000 setiap 1 kali survei, dan survei dilakukan 3 kali dan total insentif survei sebesar Rp150.000.
Berikut rangkuman sejumlah hal yang harus diperhatikan agar proses pendaftaran kartu prakerja lancar dan calon peserta sukses diterima.
1. Tak Perlu Tergesa-gesa dan Lakukan Pendaftaran Malam Hari
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHead of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, menyarankan agar masyarakat tidak tergesa-gesa untuk mendaftarkan jadi peserta Kartu Prakerja. Pembukaan proses pendaftaran akan dilakukan selama beberapa hari.
"Pembukaan gelombang ini akan dilakukan beberapa hari, jadi masyarakat tidak perlu melakukannya secara tergesa-gesa hari ini semua. Proses seleksi Kartu Prakerja dilakukan oleh sistem setelah penutupan gelombang. Jadi tidak berdasarkan siapa cepat dia dapat," jelas dia.
Louisa Tuhatu melihat antusiasme masyarakat selalu tinggi untuk mengikuti pendaftaran Kartu Prakerja. Hal ini mungkin menyebabkan ada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengunggah KTP.
"Perlu kami jelaskan bahwa seleksi Kartu Prakerja tidak berdasarkan siapa yang lebih dahulu mendaftar," kata dia.
Dia menjelaskan, proses randomisasi baru dilakukan setelah penutupan gelombang. Sehingga, jika ada kesulitan mengunggah KTP, maka pihaknya menyarankan untuk mencoba lagi pada waktu malam.
2. Perhatikan Syarat-Syarat Sebelum Mendaftar
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPersyaratan untuk menerima kartu prakerja masih sama, yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), usia 18 tahun ke atas dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Program ini ditujukan kepada pencari kerja, penganggur, pekerja dan wirausaha.
Pemerintah juga mengajak para pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan, dan para Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang terdampak pandemi covid-19.
Selain itu, penerima Kartu Prakerja tidak dapat diberikan kepada pejabat negara TNI, Polri, ASN, anggota DPRD, DPR, BUMN, BUMD, Kepala Desa perangkat desa. Sementara untuk mendorong penerimaan bantuan dari pemerintah dan untuk menghindari duplikasi penerima bansos maka Kartu Prakerja tidak dapat diberikan kepada mereka yang penerima bansos Kementerian Sosial atau BPKS dan juga yang menerima subsidi upah, kemudian banpres produktif mikro maupun penerima Kartu Prakerja di tahun 2020.
"Selain itu juga penerima Kartu Prakerja di batasi hanya 2 orang 1 kartu keluarga," ujar Menko Airlangga.
3. Jangan Gunakan Joki
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPMO Kartu Prakerja menegaskan agar masyarakat tidak menggunakan jasa joki untuk menghindari kebocoran data pribadi.
Sebaliknya, jika masyarakat dirugikan oleh joki tersebut dan sudah mengandung unsur penipuan seperti iming-iming dipastikan lulus, maka masyarakat patut curiga dan jangan mudah percaya.
"Dalam hal sudah ada peserta yang terbujuk kemudian joki bilang dia bisa menjamin calon peserta untuk menjadi penerima Prakerja, pada saat itu juga ada unsur penipuan, baru lah kita bisa melaporkan," kata Louisa.
(mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya