Tingkatkan Keamanan dan Pelayanan, Pertamina Retail Perkuat Kesiapsiagaan SPBU
PT Pertamina Retail (Pertare) menggelar simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di SPBU COCO Lempuyangan, memperkuat kesiapsiagaan SPBU agar pekerja sigap dan aman menghadapi situasi kritis.
PT Pertamina Retail (Pertare) secara aktif memperkuat kesiapsiagaan pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui serangkaian simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang dirancang untuk meningkatkan respons cepat dan tepat.
Salah satu simulasi terbaru telah dilaksanakan di SPBU COCO 41.551.01 Lempuyangan, Jakarta, pada Kamis (27/11) lalu. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel SPBU memiliki kemampuan optimal dalam menghadapi berbagai kondisi kritis dan potensi bahaya.
Manajer Health, Safety, Security, & Environment (HSSE) Pertare, Ruli Handoko, menegaskan bahwa simulasi ini merupakan agenda berkala. Hal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan standar HSSE tertinggi demi keselamatan pekerja dan pelanggan.
Pentingnya Kesiapsiagaan di Lingkungan SPBU
Lingkungan SPBU dikenal memiliki potensi bahaya yang tinggi, baik dari aspek keselamatan maupun keamanan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan SPBU menjadi krusial untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan dan melindungi semua pihak yang berada di area tersebut.
Ruli Handoko menjelaskan, "Tidak bisa dipungkiri, SPBU merupakan area dengan potensi bahaya yang tinggi baik dari sisi keselamatan maupun keamanan." Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi dari setiap simulasi yang dilakukan oleh Pertamina Retail.
Simulasi PKD ini berfungsi sebagai sarana evaluasi komprehensif. Ini mencakup kesiapan prosedur operasional standar, keandalan peralatan darurat, serta efektivitas sistem komunikasi di lapangan. Tujuannya adalah untuk meminimalisir segala bentuk risiko yang mungkin timbul.
Dengan adanya evaluasi rutin, Pertamina Retail dapat terus memperbaiki dan meningkatkan standar keamanan. Ini sekaligus memastikan bahwa setiap SPBU COCO siap menghadapi segala kemungkinan darurat dengan prosedur yang teruji dan personel yang terlatih.
Skenario Latihan dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
Dalam pelaksanaannya, Pertamina Retail berkolaborasi erat dengan personel TNI-Polri setempat untuk menciptakan skenario latihan yang realistis. Kolaborasi ini mencakup penanganan tindak kejahatan serta mitigasi bahaya kebakaran yang berpotensi terjadi di SPBU.
Pekerja SPBU dilatih secara intensif untuk melakukan pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas dalam situasi darurat. Mereka juga dibekali prosedur evakuasi yang efektif, teknik pengendalian situasi darurat, dan komunikasi terstruktur yang vital.
Tujuan utama dari latihan ini adalah agar operasional SPBU dapat segera kembali aman pasca insiden. Selain itu, keselamatan pekerja dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Kesiapsiagaan SPBU menjadi cerminan komitmen ini.
Rofiq, salah satu operator SPBU COCO 41.551.01 Lempuyangan, menyampaikan apresiasinya terhadap simulasi ini. "Jika di kemudian hari situasi darurat tidak terhindarkan, melalui pelatihan ini kami berharap bisa lebih percaya diri dalam menghadapi keadaan tersebut,” ujarnya. Ia juga berharap simulasi ini menjadi landasan perbaikan.
Komitmen Pertamina Retail untuk Keberlanjutan
Pertamina Retail terus menunjukkan komitmennya untuk mencapai visi jangka panjang sebagai perusahaan ritel energi nasional kelas dunia. Upaya peningkatan kesiapsiagaan SPBU adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi tersebut.
Ruli Handoko menegaskan, "Melalui semangat Satukan Energi Melayani Negeri, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menyatukan energi untuk keberlanjutan negeri." Ini adalah filosofi yang mendasari setiap inisiatif keamanan dan pelayanan.
Dengan pemahaman dan keterampilan yang baik, potensi kerugian akibat insiden darurat dapat diminimalisir secara signifikan. Hal ini disampaikan oleh operator Rofiq, yang merasakan langsung manfaat dari peningkatan kompetensi ini.
Peningkatan kesiapsiagaan ini tidak hanya bermanfaat bagi pekerja dan pelanggan, tetapi juga mendukung keberlangsungan operasional perusahaan. Ini merupakan investasi penting dalam menjaga kepercayaan publik dan mencapai tujuan bisnis yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews