Banda Aceh, 24 Januari 2026 – Tiga agenda budaya dan wisata unggulan dari Aceh secara resmi telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. KEN merupakan program kalender wisata nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Republik Indonesia.
Capaian ini menjadi sorotan penting bagi Aceh, terutama di tengah kondisi daerah yang masih menghadapi dampak bencana. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, menegaskan bahwa keberhasilan ini harus disikapi dengan perspektif empati.
Pengakuan nasional terhadap event budaya dan wisata Aceh ini diharapkan dapat menjadi katalisator. Tujuannya adalah untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat pasca bencana yang melanda wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Tiga event budaya dan wisata Aceh yang berhasil lolos kurasi ketat dan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 adalah Aceh Ramadhan Festival, Aceh Culinary Festival, serta Banda Aceh Colossal Coffee Experience. Ketiga event ini telah menunjukkan kualitas dan daya tarik yang luar biasa.
Aceh Ramadhan Festival menawarkan pengalaman spiritual dan budaya yang kental selama bulan suci Ramadhan, menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Sementara itu, Aceh Culinary Festival berhasil menembus jajaran Top 10 KEN 2026, menjadikannya salah satu event unggulan nasional terbaik.
Festival kuliner ini menampilkan kekayaan cita rasa dan keunikan masakan Aceh, mempromosikan UMKM kuliner daerah. Terakhir, Banda Aceh Colossal Coffee Experience mengangkat potensi kopi Aceh yang mendunia, menyajikan pengalaman menikmati kopi yang tak terlupakan.
Advertisement
Semua event ini dikemas dengan standar penyelenggaraan nasional, menampilkan kekayaan budaya, kuliner, dan kreativitas masyarakat Aceh. Hal ini menunjukkan potensi besar Aceh dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Advertisement
Masuknya tiga event Aceh dalam Karisma Event Nusantara 2026, dengan satu event di jajaran Top 10 nasional, merupakan bentuk pengakuan atas kekuatan budaya dan kreativitas masyarakat Aceh. Dedy Yuswadi menekankan bahwa capaian ini tidak melupakan kondisi Aceh yang tengah menghadapi bencana.
Dalam konteks pemulihan, penyelenggaraan event budaya dan wisata ini menjadi bagian integral dari upaya membangkitkan kembali ekonomi dan sosial. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kebangkitan ekonomi bagi pelaku UMKM, seniman, dan komunitas lokal.
Lebih dari itu, event-event ini juga berfungsi sebagai sarana memperkuat solidaritas dan optimisme masyarakat untuk bangkit bersama pasca bencana. Dampak positif ini mencakup peningkatan pendapatan masyarakat dan promosi pariwisata daerah.
Advertisement
Program KEN 2026 sendiri merupakan inisiatif strategis Kemenekraf yang menghadirkan 125 event terkurasi dari 38 provinsi. Tujuannya adalah untuk memperkuat event daerah sebagai daya tarik utama pariwisata nasional dan mendorong pemerataan dampak ekonomi di seluruh wilayah.
Advertisement
Kadisbudpar Aceh, Dedy Yuswadi, menegaskan komitmen Disbudpar Aceh untuk memastikan penyelenggaraan event-event ini tetap memperhatikan sensitivitas sosial di tengah kondisi pasca bencana. Setiap kegiatan akan dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penyelenggaraan event-event Karisma Event Nusantara ini akan sejalan dengan semangat kolaborasi dan pemulihan daerah. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, serta pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi kunci utama.
Event yang tergabung dalam KEN 2026 telah melalui proses kurasi ketat dengan indikator yang meliputi ide dan inovasi, strategi pemasaran dan komunikasi, manajemen kegiatan dan keuangan, serta analisis dampak ekonomi dan sosial. Hal ini menjamin kualitas dan relevansi setiap event.
Advertisement
Dengan pendekatan yang cermat dan kolaboratif, event-event ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga motor penggerak kebangkitan dan kesejahteraan masyarakat Aceh. Ini adalah langkah konkret dalam membangun kembali daerah pasca bencana.
Sumber: AntaraNews