Terungkap, Alasan Tiket Pesawat Keluar Negeri Lebih Murah Dibanding Domestik

Minggu, 13 Januari 2019 16:33 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Terungkap, Alasan Tiket Pesawat Keluar Negeri Lebih Murah Dibanding Domestik Ilustrasi tiket pesawat. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/conejota

Merdeka.com - Beberapa hari terakhir ini masyarakat dihebohkan dengan mahalnya harga tiket pesawat rute domestik. Sebab, harga tiket perjalanan keluar negeri justru lebih murah dibanding rute domestik. Sebagai contoh, harga tiket Jakarta ke Batam lebih mahal dibanding harga tiket Jakarta ke Singapura.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carrier Association/INACA), I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, mengungkapkan ada beberapa hal yang membuat harga tiket keluar negeri jauh lebih murah.

"Di dalam negeri kita kena pajak pertambahan nilai (PPN), di luar negeri tidak kena PPN. Hal tersebut yang buat perbedaan harga," kata dia di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (13/1).

Dikatakannya lagi, penerbangan rute luar negeri memiliki tingkat frekuensi penerbangan tinggi. Imbasnya banyak terjadi perang harga di sana.

Terlebih maskapai yang bermain di rute luar negeri jauh lebih banyak dibanding domestik. "Juga supply demand di market. Domestik supplynya hanya 8 maskapai penerbangan berjadwal yang besar, di luar negeri bisa banyak," ujarnya.

Sebelumnya, Warga Aceh ramai-ramai bikin paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh sejak awal Januari 2019. Ini akibat harga tiket rute penerbangan domestik dari Aceh ke Jakarta sangat mahal, sehingga warga memilih transit di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia untuk berangkat ke Jakarta.

Hotli Simanjuntak salah satunya. Warga Banda Aceh ini memilih transit di Bandara Kuala Lumpur terlebih dahulu untuk berangkat ke Jakarta. Harga tiket menggunakan maskapai Air Asia ke Jakarta transit di Kuala Lumpur hanya Rp 1 juta.

"Tiketnya lebih murah, dari Banda Aceh ke Kuala Lumpur sekitar Rp 500.000 dan Kuala Lumpur ke Jakarta Rp 500.000," kata Hotli Simanjuntak, Sabtu (12/1) via telepon genggamnya.

Saat dia berangkat akhir tahun 2018, bila berangkat langsung Banda Aceh-Jakarta tiketnya mencapai Rp 1,8 juta. Jadi, singgah di Kuala Lumpur dinilai sangat menghemat anggaran dan bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

Demikian juga saat kembali dari Jakarta ke Banda Aceh. Hotli juga pilih singgah di Bandara Kuala Lumpur, lagi-lagi alasan harga tiket pesawat lebih murah dibandingkan berangkat langsung.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini