Tertinggi sejak 5 tahun, nilai investasi PLN capai Rp 89,5 triliun

Rabu, 28 Maret 2018 20:58 Reporter : Liputan6.com
PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto mencatat nilai investasi yang dikeluarkan sepanjang 2017 menjadi yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir, yakni mencapai Rp 89,5 triliun. Angka ini lebih tinggi dari 2016 sebesar 60,3 triliun, dan tahun 2015 sebesar Rp 40,9 triliun.

Dia berharap, investasi di tahun 2018 bisa terus meningkat. Pada tahun ini, investasi yang dikeluarkan oleh PLN ditargetkan mencapai Rp 90 triliun.

"Investasi kita ini sepanjang 5 tahun terakhir, (2017) ini tertinggi," ujar dia di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (28/3).

Dia menjelaskan, investasi tersebut salah satunya digunakan untuk membiayai pembangunan proyek pembangkit listrik dalam program 35 ribu megawatt (MW) yang menjadi jatah PLN yaitu sebesar 10 ribu MW. Hingga saat ini, sudah 7.000 MW pembangkit listrik yang sedangkan tahap pembangunan dan sebagian telah beroperasi.

"Ini dari proyek-proyek 10 ribu MW plus transmisi 46 ribu km. Sekitar 7.000 MW sudah jalan, transmisi sudah 6.000 km lebih. Jadi selama 3 tahun terakhir kita bisa melakukan investasi," jelas dia.

Sementara dari sisi pinjaman juga mengalami peningkatan. Pada 2015, penambahan pinjaman (additional loan) sebesar Rp 18,7 triliun, kemudian di 2016 sebesar Rp 22,4 triliun dan di 2017 sebesar Rp 42,5 triliun.

Namun demikian, kata Sarwono, pinjaman yang dilakukan PLN tidak akan mengganggu kinerja keuangan perusahaan. Sebab, dalam kurun waktu 2015-2017, secara kumulatif penambahan pinjaman PLN sebesar Rp 83,6 triliun, atau jauh lebih rendah dibandingkan tambahan penyerapan investasi yang sebesar Rp 190,7 triliun pada periode yang sama.

"Selama 3 tahun, (pinjaman) hanya 43 persen pinjaman kita dari investasi. Hal ini menunjukkan keuangan PLN yang sehat karena dapat memanfaatkan sumber pendanaan internal," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini