Terlambat naik pesawat karena kereta bandara gangguan, penumpang dapat ganti rugi

Dirut PT Railink Heru Kuswanto mengatakan pihaknya akan ganti rugi jika penumpang tertinggal pesawat akibat kereta bandara Soekarno-Hatta mengalami gangguan. Ganti rugi tersebut berupa uang penumpang seharga tiket kereta bandara yang telah dibeli, bukan tiket pesawat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terlambat naik pesawat karena kereta bandara gangguan, penumpang dapat ganti rugi
Stasiun Sudirman Baru. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Dirut PT Railink Heru Kuswanto mengatakan pihaknya akan ganti rugi jika penumpang tertinggal pesawat akibat kereta bandara Soekarno-Hatta mengalami gangguan. Ganti rugi tersebut berupa uang penumpang seharga tiket kereta bandara yang telah dibeli, bukan tiket pesawat.

"Tidak bisa (tiket pesawat). Di operator lain pun juga sama. Biasanya mereka hanya mengganti sebesar urusan dia. kalau ganti tiket pesawat tidak bisa," katanya di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Rabu (27/12).

"Di Medan pun kami tidak lakukan itu kami hanya mengganti sebesar dari konsumen ke kami itu komitmen ke kami berapa. misalnya beli tiket Rp 100.000 ya kami ganti Rp 100.000," imbuhnya.

Sementara untuk pembatalan tiket, Railink masih mengkaji apakah akan mengembalikan uang (refund) penumpang seperti halnya kereta biasa. "Bicara policy-nya dulu artinya harus ada sesuatu yang bisa mengikat," katanya.

Sedangkan untuk penumpang yang terlambat ke bandara akibat menaiki kereta bandara, pihaknya tidak akan ganti rugi. Sehingga Heru mengimbau supaya penumpang berangkat dari stasiun dua jam lebih awal sebelum pesawat terbang.

"Kesalahan siapa? kalau belinya terlalu mepet tidak tanggung jawab kita. Kan kita bisa ukur sendiri waktu tempuh berapa anggap lah satu jam. Kemudian jalan dari stasiun ke sana berapa menit. Dengan belinya mepet tanggung jawab penumpang," pungkasnya.

Rekomendasi