Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak perlu resign, siasati hal tak menyenangkan di kantor dengan 5 cara ini

Tak perlu resign, siasati hal tak menyenangkan di kantor dengan 5 cara ini resign. shutterstock

Merdeka.com - Bekerja tak selamanya menyenangkan. Saat awal kerja, Anda harus memilih pekerjaan apa yang akan Anda geluti. Tentunya, Anda harus mempertimbangkan keuntungan dan tantangan yang akan hadapi.

Tak sampai di situ, setelah bekerja, Anda harus mempersiapkan mental. Salah satunya kesiapan dalam menerima segala hal yang tidak menyenangkan. Mulai dari bos yang galak, rekan kantor yang menyebalkan, sampai gaji yang tidak sesuai.

Masalah-masalah tersebut biasanya menjadi dalang di balik keputusan untuk resign dari perusahaan. Namun, Anda bisa menyiasati hal-hal tidak menyenangkan tersebut dengan hal positif.

Berikut 5 cara menyiasati hal-hal tak menyenangkan di kantor agar Anda tak perlu resign, dikutip Hipwee.

Tunjukkan prestasi Anda

anda rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Diremehkan dalam dunia pekerjaan adalah hal lumrah dan hampir semua pekerja pernah mengalaminya. Terlebih jika Anda orang baru di sana, pasti ada saja senior-senior yang memandang Anda sebelah mata.

Di momen ini baiknya Anda tidak minder atau ciut nyali, sebaliknya manfaatkan momen ini untuk memperlihatkan kemampuan dan potensi Anda. Bungkam mereka dengan prestasi Anda. Niscaya mereka akan berbalik menaruh hormat kepada Anda setelah melihat kemampuan Anda yang sebenarnya.

Fokus kejar deadline

deadline rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Atasan yang galak, angkuh, pelit, atau menyebalkan boleh jadi merupakan momok yang sering menghantui para pekerja. Terlebih lagi menjelang deadline, biasanya Atasan Anda akan lebih 'cerewet' agar pekerjaan bisa cepat selesai.

Sayangnya, menaruh kekesalan terlalu dalam kepada Atasan merupakan suatu kesalahan, dan hanya membuang waktu dan energi. Lebih baik alihkan waktu dan energi Anda untuk menyelesaikan deadline agar urusan dengan Atasan Anda lekas selesai.

Berani menolak pekerjaan di luar jobdesk

pekerjaan di luar jobdesk rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ada saat di mana Anda mendapat tugas yang tidak sesuai jobdeskmu. Hal ini tentunya sering membuat Anda tidak nyaman dalam mengerjakannya. Dalam situasi ini ada baiknya Anda mengatakan sejujurnya kepada Atasan Anda mengenai kesulitan yang Anda alami.

Anda berhak menolaknya kalau Anda tidak di pekerjakan untuk mengerjakan tugas itu. Anda harus berani menolak, atau kalau segan Anda bisa menerimanya, namun jangan sampai lupa meminta insentif Anda berhak menerimanya.

Berani adu pendapat

pendapat rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Beradu pendapat dengan rekan kerja yang juga sekaligus kompetitor adalah hal yang lumrah. Namun, Anda tak perlu ciut apalagi takut dengan mereka. Sebab semakin Anda takut, maka semakin Anda ditekan oleh mereka.

Beranikan diri Anda untuk menghadapi persaingan dengan mereka. Buktikan kepada Atasan bahwa Anda lebih unggul dan layak dihormati karena prestasi Anda.

Bekerja lebih giat dan kreatif agar gaji naik

giat dan kreatif agar gaji naik rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Satu hal yang membuat orang berpikir untuk resign adalah ketika merasa gaji tidak sesuai dengan pekerjaan. Namun, Anda harus mempertimbangkan karir Anda di masa depan. Pindah kerja bukanlah jaminan Anda bakal sukses juga.

Ada baiknya Anda berikhtiar dengan lebih giat dalam bekerja. Tunjukkan dedikasi dan buatlah inovasi-inovasi baru dalam pekerjaan Anda yang sekiranya bisa membuat perbedaan dalam perusahaan. Kalau Anda gigih dan tulus, niscaya kenaikan gaji hanyalah soal waktu.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP