Tahukah Anda? Puluhan Kendaraan Terjaring dalam Operasi Pajak Kendaraan Bapenda Palangka Raya

Bapenda Palangka Raya menggelar Operasi Pajak Kendaraan gabungan, menjaring puluhan penunggak pajak. Ini bukan represif, melainkan edukasi demi pembangunan kota.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Puluhan Kendaraan Terjaring dalam Operasi Pajak Kendaraan Bapenda Palangka Raya
Bapenda Palangka Raya menggelar Operasi Pajak Kendaraan gabungan, menjaring puluhan penunggak pajak. Ini bukan represif, melainkan edukasi demi pembangunan kota. (AntaraNews)

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, telah melaksanakan operasi gabungan penertiban pajak kendaraan bermotor. Kegiatan ini berhasil menjaring puluhan kendaraan yang masih menunggak pajak di wilayah Kota Palangka Raya.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembayaran pajak daerah. Pajak memiliki peran vital dalam mendukung berbagai program pembangunan infrastruktur dan layanan publik di kota.

Andrew Vincent Pasaribu, Kepala Bidang Pengolahan Data dan Informasi, Pendataan dan Penilaian Bapenda Kota Palangka Raya, menyatakan bahwa 70 dari 862 kendaraan terbukti menunggak. Ia menegaskan bahwa operasi ini adalah langkah edukasi, bukan tindakan represif.

Andrew Vincent Pasaribu menjelaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan upaya serius Bapenda Palangka Raya. Tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pajak daerah bagi pembangunan. Kepatuhan membayar pajak bukan hanya soal kewajiban administrasi, tetapi juga bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam membangun kota yang lebih baik.

Pajak daerah memiliki peran krusial dalam menopang berbagai program pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Kontribusi dari sektor ini secara langsung mempengaruhi kemajuan Kota Palangka Raya. Oleh karena itu, setiap pembayaran pajak sangat berarti bagi kemajuan daerah.

Bapenda ingin masyarakat memahami bahwa operasi ini adalah bentuk edukasi dan pengingat. Ini bukan tindakan represif, melainkan ajakan untuk patuh terhadap aturan yang berlaku. Disiplin pajak mencerminkan kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semakin banyak wajib pajak yang tertib, semakin kuat pula kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam pembiayaan daerah.

Berdasarkan data Bapenda Kota Palangka Raya, target pendapatan PKB tahun ini sebesar Rp54,83 miliar. Hingga akhir September 2025, realisasi sudah mencapai Rp42,98 miliar. Angka ini menunjukkan progres positif namun masih memerlukan upaya lebih lanjut.

Selain PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga menjadi target penting. Dari target Rp35,78 miliar, realisasi BBNKB telah mencapai Rp25,81 miliar. Bapenda akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mencapai target ini.

Andrew menegaskan bahwa Bapenda akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Kerjasama ini melibatkan kepolisian, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya. Tujuannya adalah memperluas jangkauan operasi penertiban pajak kendaraan.

Selain penertiban, Bapenda juga berkomitmen untuk memberikan kemudahan layanan pembayaran pajak. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. Kemudahan akses menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepatuhan.

“Disiplin pajak adalah cermin kepedulian kita terhadap kemajuan daerah. Dengan tertib pajak, kita turut menjaga keberlangsungan pembangunan di Kota Palangka Raya,” ujar Andrew. Ini adalah investasi kolektif untuk masa depan yang lebih baik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi