Pemkab Bangkep Genjot Pengembangan IKM, Kunci Ekonomi Berkelanjutan di Sulawesi Tengah
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan serius menggenjot pengembangan IKM sebagai pilar ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pengembangan bisnis sentra industri kecil dan menengah (IKM). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah. Selain itu, inisiatif ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di wilayah tersebut.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Asisten II Setda Banggai Kepulauan, Edison Moligay, dalam sebuah keterangan di Palu. Ia menyatakan bahwa pengembangan IKM merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah berupaya keras agar sektor IKM dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Untuk mewujudkan tujuan ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulteng bersama Disperindag Bangkep telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). Diskusi ini berfokus pada kelembagaan dan proses bisnis sentra IKM. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun sinergi antara pemerintah, pelaku IKM, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat kelembagaan serta menyusun strategi peningkatan daya saing IKM lokal.
Sinergi Kuat untuk Daya Saing IKM Lokal
Asisten II Setda Banggai Kepulauan, Edison Moligay, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam pengembangan IKM. Ia berharap FGD ini menjadi wadah untuk merumuskan strategi penguatan daya saing IKM lokal. Sinergi ini mencakup pemerintah daerah, pelaku IKM, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Edison juga mengajak semua perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk mendukung implementasi hasil FGD. Dukungan ini meliputi kebijakan pro-IKM serta program pendampingan yang berkelanjutan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan para pelaku IKM di Banggai Kepulauan.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi IKM. Hal ini dilakukan melalui berbagai kebijakan yang memihak pada pengembangan sektor ini. Dengan demikian, IKM dapat tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan.
Mengatasi Kendala dan Memperkuat Kelembagaan IKM
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pengembangan Industri Disperindag Sulteng, Mira Astuti, menyoroti pentingnya pembentukan kelembagaan yang kuat di setiap sentra IKM. Menurutnya, salah satu kendala utama pengembangan sentra IKM saat ini adalah kurangnya sarana dan prasarana fisik. Selain itu, kelemahan pada aspek legalitas dan kelembagaan yang belum berfungsi optimal juga menjadi tantangan besar.
Provinsi Sulawesi Tengah memiliki sentra IKM yang tersebar di hampir 13 kabupaten/kota, termasuk Banggai Kepulauan. Sentra-sentra ini dibangun melalui Dana Alokasi Khusus. Meskipun demikian, beberapa sentra, seperti pengolahan gula aren dan minyak kelapa di Banggai Kepulauan, belum berjalan efektif karena kelembagaan yang belum terbentuk optimal.
Program pengembangan industri di Sulteng merujuk pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RTP). Peraturan ini menempatkan sentra-sentra IKM sebagai basis peningkatan ekonomi daerah dan dikembangkan menjadi industri unggulan. Penguatan kelembagaan menjadi kunci agar sentra-sentra ini dapat beroperasi secara maksimal.
Masa Depan IKM: Dari Lokal Menuju Pasar Global
Mira Astuti berharap melalui FGD ini, strategi kelembagaan dan proses bisnis yang jelas dapat tersusun. Hal ini penting untuk memastikan pengelolaan aset yang baik di sentra IKM. Dengan demikian, semua pemangku kepentingan, mulai dari penyuplai bahan baku hingga konsumen, dapat merasakan peningkatan ekonomi yang signifikan.
Penguatan produk unggulan daerah diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal. Lebih dari itu, produk-produk IKM Bangkep diharapkan berdaya saing di tingkat nasional bahkan internasional. Ini akan berdampak positif bagi perekonomian daerah secara keseluruhan.
Peningkatan kualitas dan daya saing produk IKM menjadi fokus utama. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan sinergi antarpihak, IKM di Banggai Kepulauan siap bersaing di pasar yang lebih luas. Ini adalah langkah krusial menuju ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews