Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Subsidi minyak tanah dialihkan ke premium

Subsidi minyak tanah dialihkan ke premium Mobil SPBU Keliling. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah akan melakukan langkah terbaik untuk mengantisipasi ancaman kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan habis pada pertengahan September mendatang.

Rencananya, pemerintah akan memakai anggaran yang semula dialokasikan untuk subsidi minyak tanah akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan premium.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo mengatakan langkah tersebut sebagai upaya pemerintah apabila pengajuan penambahan kuota BBM belum disetujui.

"Disalurkan dulu untuk memenuhi kebutuhan sampai ada persetujuan DPR untuk penambahan kuota BBM," ujar Evita di Jakarta Kamis (13/9).

Menurut Evita, subsidi minyak tanah akan diganti jika kuota tambahan BBM bersubsidi khusus premium telah disetujui pihak DPR. "Seperti itu nanti langkah pemerintah," tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah memastikan adanya pengajuan tambahan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar 4 juta kiloliter ke pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Saat ini pemerintah sudah mengirimkan surat, namun belum ada jawaban dari pihak DPR.

"Surat sudah dilempar ke DPR, DPR belum beri jadwal, minggu depan rapat kerja baru untuk Rancangan APBN 2013," ujar Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini.

Rudi menegaskan nantinya akan ada jadwal khusus untuk pengajuan tambahan kuota tersebut. "Tapi untuk tambahan kuota, itu dibicarakan atau tidak, katanya jadwal khusus," katanya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP