Sri Mulyani Harap Target Penerimaan Pajak Tercapai Meski Ada Virus Corona
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap realisasi penerimaan pajak pada tahun ini bisa tercapai meski dihadapkan dengan kondisi ekonomi yang sulit. Seperti diketahui, mewabahnya virus corona saat ini tengah menghantam berbagai sektor ekonomi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Kita berharap, bahwa penerimaan pajak kita untuk tahun ini akan tetap terjaga meskipun ekonomi dalam situasi yang tidak baik semenjak Januari dengan perkembangan yang terjadi," kata dia di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (10/3).
Dia menjelaskan, setidaknya ada penerimaan yang bisa diandalkan selain dari pendapatan pajak jika sewaktu-waktu realisasi pajak tak tercapai. Sambil mencari alternatif lain, pemerintah pun juga tengah fokus atasi masalah ekonomi di tengah perkembangan virus corona dan gejolak harga minyak.
"Kita tetap berharap ada penerimaan yang diandalkan sambil pemerintah fokus atasi masalah ekonomi karena perkembangan risiko saat ini," jelas dia.
Sebagai gambaran saja, Kementerian Keuangan mematok penerimaan negara dari sektor pajak dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp1.680 triliun. Angka ini meningkat jika dibandingkan target penerimaan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp1.577 triliun.
Jumlah Pelapor SPT Pajak Capai 6,2 Juta Orang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDirektorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat, hingga per 9 Maret 2020, sudah ada 6,2 juta orang yang melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tahun pajak 2019. Angka pelapor SPT Pajak ini meningkat sebanyak 34 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya 4,2 juta orang.
"Posisi 9 Maret kemarin, bahwa SPT yang sudah disampaikan dan diterima 6,2 juta SPT. Meningkat 34 persen," kata Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/3).
Suryo mengatakan, SPT yang disampaikan oleh masyarakat tersebut sebagian besar sudah menggunakan elektronik atau efilling. Sementara, jumlah laporan disampaikan secara manual tercatat turun, yakni berada di posisi 262.000, dari total tahun sebelumnya masih mencapai 333.000 orang.
"Dan ini sebagian besar (lapor SPT Pajak) efiling dan sudah mulai berkurang penyampaian manual. Meski kami masih buka kesempatan untuk wajib pajak sampaikan manual," kata dia.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya