Singgung Efisiensi, Menteri Jonan Bandingkan Industri Migas dengan Ponsel

Senin, 14 Oktober 2019 19:53 Reporter : Merdeka
Singgung Efisiensi, Menteri Jonan Bandingkan Industri Migas dengan Ponsel Menteri ESDM Ignasius Jonan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan masih mempersoalkan efisiensi dalam industri migas (minyak dan gas) yang menjadi kunci keandalan sektor tersebut.

"Hingga saat ini saya tekankan efisiensi adalah kunci dalam migas, karena sektor ini pasat yang menentukan harga," kata Jonan di Jakarta, Senin (14/10).

Jonan bercerita bahwa sektor migas merupakan sektor yang paling tertinggal di antara lainnya ketika pertama kali dia dipercaya Presiden menjadi menteri. Jonan membandingkan industri migas dengan telekomunikasi, bahwa sekitar 30 tahun lalu, harga ponsel genggam mencapai seharga mobil.

Namun, saat ini harga ponsel genggam bahkan tidak mencapai seperlima dari sebuah mobil standard. Industri ponsel tersebut mencapai kemajuan yang luar biasa sehingga mampu mencapai semua target kalangan.

Dia menjelaskan bahwa industri ponsel baru besar masuk ke Indonesia sekitar 13 tahun silam, padahal industri migas sudah tua berada di Indonesia.

Namun, dalam jangka 13 tahun tersebut, jaringan dari telepon seluler bahkan sudah melebihi jangkauan kelistrikan dan BBM untuk berada di pelosok negeri.

Oleh karena itu, dia mengingatkan kembali untuk menekan efisiensi pada bisnis migas agar tercapai kemajuan industri hingga dapat bersaing dengan sektor lainnya.

Reporter Magang: Winda Ayu Lestari [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Migas
  2. Ignasius Jonan
  3. ESDM
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini