Seven Lakes Festival 2025 resmi dibuka di Ranu Segaran, Desa Segaran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Festival ini menjadi harapan baru bagi kebangkitan sektor pariwisata daerah. Acara ini juga diharapkan menjadi simbol perdamaian dan harmoni di tengah masyarakat.
Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, menyatakan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan semata. Ia melihatnya sebagai bentuk syukur atas kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Probolinggo. Inisiatif ini bertujuan untuk mengenalkan kembali budaya daerah setempat.
Pembukaan festival ditandai dengan prosesi penyatuan tujuh air dari tujuh danau ke dalam kendi besar. Air tersebut kemudian disatukan di danau utama Ranu Segaran. Prosesi ini melambangkan harmoni dan persaudaraan yang kuat di antara warga.
Advertisement
Advertisement
Prosesi pembukaan Seven Lakes Festival 2025 berlangsung meriah dengan penyatuan air dari tujuh danau. Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama para undangan menuangkan air ke kendi besar. Kemudian air tersebut disatukan di danau utama Ranu Segaran, di panggung apung danau.
Bupati Haris mengungkapkan kebahagiaannya atas terselenggaranya festival ini. Ia menegaskan bahwa acara ini merupakan perayaan kekayaan alam dan budaya Probolinggo. Festival ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali apresiasi terhadap warisan lokal.
Angka tujuh dalam nama Seven Lakes Festival 2025 memiliki makna filosofis yang mendalam. Menurut Bupati Haris, angka tujuh melambangkan kesempurnaan. "Ada tujuh hari dalam seminggu, tujuh tingkatan langit dan kami memiliki tujuh danau serta tujuh air terjun yang indah," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Konsep utama Seven Lakes Festival 2025 adalah "culture nature tourism". Pendekatan ini mengedepankan pelestarian alam dan budaya lokal secara berkelanjutan. Pihak penyelenggara berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian lingkungan Probolinggo.
Bupati Haris menekankan pentingnya menjaga alam sebagai titipan untuk generasi mendatang. "Alam bukan warisan nenek moyang, tapi titipan anak cucu kita," katanya. Oleh karena itu, alam harus dikembalikan dalam kondisi yang lebih baik dan terjaga.
Keberhasilan Seven Lakes Festival Probolinggo tidak hanya diukur dari keindahan acara. Dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat menjadi indikator penting. Festival ini diharapkan dapat menggerakkan sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata berbasis masyarakat.
Advertisement
Bupati yang akrab disapa Gus Haris ini berharap masyarakat Kecamatan Tiris dan Krucil dapat bangkit. Dengan kedatangan banyak wisatawan, diharapkan terjadi peningkatan kunjungan dan penginapan. Hal ini akan mendorong perputaran ekonomi lokal secara signifikan.
Advertisement
Bupati Mohammad Haris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Kerja keras dan dedikasi mereka mewujudkan Seven Lakes Festival 2025. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk kemajuan Probolinggo.
Festival ini diharapkan menjadi ikon kebangkitan Kabupaten Probolinggo. Tujuannya adalah menjadikan daerah ini lebih maju, sejahtera, dan membanggakan. Seven Lakes Festival Probolinggo diharapkan dapat menarik perhatian nasional dan internasional.
Pembukaan festival turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari. Turut hadir juga Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Surabaya Zya Labiba dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto beserta istri.
Advertisement
Sumber: AntaraNews