Ikan Hias Hidup Banyuwangi Tembus Pasar AS, Inin Kata Mendag Budi Santoso

Pemerintah berkomitmen penuh untuk mempromosikan komoditas lokal sekaligus menyediakan program pendampingan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Ikan Hias Hidup Banyuwangi Tembus Pasar AS, Inin Kata Mendag Budi Santoso
Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kementerian Perdagangan, Selasa (14/7/2026).

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melepas keberangkatan ekspor koral atau karang hias hidup milik PT Sri Kandi Aquarium senilai USD 2.500 dari Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (28/8).

"Jadi, pada hari ini kami melepas ekspor koral hidup tujuan Amerika Serikat, dan nilainya 2.500 dolar AS," kata Budi Santoso kepada wartawan usai prosesi pelepasan ekspor, dikutip dari Antara, Jumat (28/8).

Budi menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mempromosikan komoditas lokal sekaligus menyediakan program pendampingan, baik melalui pelatihan maupun perluasan strategi pemasaran.

Guna mendukung ekspansi pasar domestik ke kancah global, Kementerian Perdagangan mengandalkan jaringan perwakilan perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di 33 negara.

"Tugas mereka adalah mencarikan pembeli atau mempromosikan produk-produk Indonesia, salah satunya ya seperti produk dari UMKM yang ada di Banyuwangi ini," ujar Budi.

 

Tembus 20 Negara dengan puluhan Jenis Koral

Pemilik PT Sri Kandi Aquarium, I Ketut Sukandi, merinci bahwa pengiriman kali ini mencakup sekitar 200 keping karang hias hidup hasil budi daya.

"Kalau rata-rata per bulan kami ekspor ke sejumlah negara di Eropa sekitar enam hingga tujuh kali, satu kali ekspor nilainya lebih kurang USD 2.500, tergantung pesanan," jelas Ketut.

Sejak beroperasi pada 2011, perusahaan budi daya ini telah berhasil mengembangkan dan mengekspor sekitar 29 varietas koral hidup.

"Yang menjadi favorit karang hias hidup salah satunya jenis Euphyllia. Kalau pasar kami ekspor ya, ada 20 negara, di antaranya Jerman, Inggris, Prancis, Polandia, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko dan lainnya," tambah Ketut.

Rekomendasi