PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif menyalurkan paket bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik tersebut diterima langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, menyampaikan bahwa aksi nyata ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas perusahaan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar korban, sekaligus mendukung penanganan pasca-bencana di lapangan.
"Dukungan ini bagian dari kepedulian Pupuk Kaltim melalui PKT Proaktif. Kami hadir di NTT untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat yang berada dalam kondisi darurat," ujar Rafli.
Guna memastikan penanganan berjalan efektif, paket bantuan dirancang spesifik mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak, hingga lansia. Rincian bantuan yang disalurkan meliputi:
- Bahan Pokok: 1.390 item berisi air mineral, beras, gula pasir, dan mi instan.
- Nutrisi & Kesehatan: Susu anak dan lansia, makanan bayi, biskuit pendamping ASI, obat herbal, minyak telon, hingga proteksi anti-nyamuk.
- Sanitasi & Pengungsian: Ratusan perlengkapan sanitasi dewasa dan bayi, serta terpal untuk tempat pengungsian.
Advertisement
Koordinasi agar Bantuan Tepat Sasaran
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, menambahkan bahwa seluruh proses distribusi berkoordinasi langsung dengan Pemkab Manggarai agar tepat sasaran. Selain menyalurkan logistik pokok, Pupuk Kaltim terus memantau kondisi lapangan untuk membuka peluang dukungan lanjutan. Total nilai bantuan yang dialokasikan dalam tahap ini mencapai Rp100 juta.
Atas kepedulian tersebut, Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit menyampaikan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, jenis bantuan yang disalurkan sangat sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di pengungsian.
"Terima kasih dan apresiasi kepada Pupuk Kaltim atas perhatiannya bagi masyarakat Manggarai. Bantuan ini sangat berarti untuk masa pemulihan pasca-bencana. Dukungan dari perusahaan seperti Pupuk Kaltim menjadi tambahan kekuatan bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik di lapangan," tutur Herybertus.