Advertisement
Cuma Bisa Buat Bayar Cicilan KPR Bersubsidi Rp1,5 Juta
Upah minimum provinsi Jakarta tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp5.067.381. Nominal ini naik 3,38 persen dari UMP tahun 2023 sebesar Rp4.901.798.
Dengan nilai tersebut, berapa cicilan yang cukup aman untuk diambil para pekerja di DKI Jakarta?
Ulasan mengenai porsi alokasi gaji untuk cicilan pernah diunggah pada website djkn.kemenkeu.go.id
Di sana, dijelaskan 40 persen dari gaji bisa dialokasikan untuk kebutuhan hidup dan biaya bulanan.
Semisal kebutuhan untuk makan, transportasi, listrik, air, kuota internet, dan sebagainya.
Berarti, pengeluaran pekerja dalam sebulan tidak boleh lebih dari Rp2.026.952.
Advertisement
Advertisement
Kemudian, 30 persen dari gaji dialokasikan untuk kebutuhan sarana seperti cicilan kendaraan, cicilan rumah, dan utang jika ada.
Pastikan dahulukan membayar utang dan usahakan tidak menambah utang jika utang sebelumnya belum dilunasi.
Jika merujuk porsi ini, maka Anda tidak boleh memiliki cicilan di atas Rp1.520.214.
merdeka.com
Advertisement
Advertisement
Dan, 20 persen dari gaji dialokasikan untuk ditabung.
Tabungan ini bisa digunakan sebagai biaya pendidikan anak di kemudian hari.
Pada alokasi ini, Anda hanya bisa menabung Rp1.013.476.
Advertisement
Kemudian, 10 persen dari gaji dialokasikan untuk membayar zakat atau bersedekah.
Bisa juga disisihkan sebagai dana cadangan untuk kebutuhan yang bersifat darurat dan dadakan.
Di sini, Anda bisa menyisihkan Rp506.738 sebagai dana darurat.