Baju Bekas Impor: Dilarang Pemerintah, Diburu Warga

Baju Bekas Impor: Tetap Diburu Masyarakat, Meski Dilarang Pemerintah

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Baju Bekas Impor: Dilarang Pemerintah, Diburu Warga
Baju Bekas Impor: Dilarang Pemerintah, Diburu Warga (Merdeka.com)

Tetap Diburu Masyarakat, Meski Dilarang Pemerintah

Menjelang Lebaran, baju bekas impor kembali menjadi buruan masyarakat. Setidaknya salah satu pusat bisnis baju bekas impor atau thrifting di Ibu Kota, yakni Pasar Senen, dipadati pengunjung beberapa hari terakhir. Padahal, sudah sebulan terakhir pemerintah menggencarkan pelarangan dan penindakan baju bekas impor ilegal.

Menjelang Lebaran, baju bekas impor kembali menjadi buruan masyarakat. Setidaknya salah satu pusat bisnis baju bekas impor atau thrifting di Ibu Kota, yakni Pasar Senen, dipadati pengunjung beberapa hari terakhir.

Padahal, sudah sebulan terakhir pemeri
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Presiden Jokowi mengungkapkan bisnis baju bekas impor ilegal sangat mengganggu industri tekstil dalam negeri. Untuk itu, dia memerintahkan jajaran terkait untuk menindak bisnis thrifting itu. Menurutnya, sudah ada beberapa pelaku bisnis itu yang tertangkap.

Sudah saya perintahkan untuk mencari betul dan sehari dua hari sudah banyak yang ketemu. Itu mengganggu industri tekstil di dalam negeri,"

Pernyataan tegas Presiden Jokowi terkait bisnis baju bekas impor di Istora GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (15/3).

Alasan Thrifting Dilarang
Dok. Istimewa
Baju Bekas Impor Miliaran Rupiah Dimusnahkan
Dok. Istimewa

Sejumlah pemusnahan baju bekas impor ilegal telah dilakukan pemerintah sebagai upaya penindakan. Salah satunya adalah pemusnahan di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 28 Maret 2023.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam pemusnahan tersebut Bea Cukai dan Bareskrim Polri menyita 7.363 ballpress pakaian bekasi impor ilegal senilai lebih dari Rp80 miliar di wilayah Jabodetabek.

Meski memiliki dampak negatif, baik dari segi kesehatan dan perekonomian, aktivitas thrifting masih digemari sebagian masyarakat.

Solusi Bergaya dengan Harga Murah
Dok. Istimewa

Biar bekas, yang penting branded. Setidaknya prinsip seperti ini yang menjadi ceruk pasar pakaian bekas impor.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dani, seorang pelaku bisnis baju bekas impor, menjual setiap potong pakaian berkisar di harga Rp25.000 sampai Rp350.000, tergantung kualitas pakaian. Pakaian yang kerap dia jual rata-rata bermerek mahal bagi kalangan ekonomi bawah, salah satunya adalah Adidas.

Rekomendasi