Kodim Palembang Dorong KDKMP Jadi Pusat Penguatan Ekonomi Warga, Fokus Digitalisasi UMKM

Kodim 0418/Palembang aktif menjadikan KDKMP Palembang sebagai motor penggerak ekonomi warga, khususnya UMKM, melalui pengembangan gerai berbasis digital.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kodim Palembang Dorong KDKMP Jadi Pusat Penguatan Ekonomi Warga, Fokus Digitalisasi UMKM
Kodim 0418/Palembang aktif menjadikan KDKMP Palembang sebagai motor penggerak ekonomi warga, khususnya UMKM, melalui pengembangan gerai berbasis digital. (AntaraNews)

Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang berupaya keras menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat penguatan ekonomi warga. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih berkembang dan berdaya saing. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Ibu Kota Sumatera Selatan.

Komandan Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, menegaskan komitmen tersebut di Palembang. Koperasi-koperasi ini tersebar di kelurahan yang berada dalam wilayah 18 kecamatan di kota tersebut. Upaya ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang didukung penuh oleh jajaran TNI.

KDKMP yang dibangun ini sedang mempersiapkan operasional gerai dengan pengembangan ekonomi berbasis digital di tingkat kelurahan. Kolaborasi intensif dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Kolonel Arh Erik Novianto menjelaskan bahwa KDKMP dirancang sebagai motor penggerak ekonomi warga. Koperasi ini tersebar di kelurahan-kelurahan dalam 18 kecamatan di Palembang. Fokus utamanya adalah memberikan dukungan konkret bagi UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat.

Contoh nyata terlihat pada KDKMP di Kelurahan Sialang dan Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang. Kedua koperasi tersebut saat ini tengah menyiapkan operasional gerai dengan fokus pada pengembangan ekonomi berbasis digital. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan tren pasar modern dan memperluas jangkauan produk UMKM.

Kesiapan operasional gerai KDKMP ini bahkan telah ditinjau langsung oleh Kepala Staf Kantor Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari. Peninjauan tersebut meliputi kondisi fisik KDKMP, kesiapan operasional, serta potensi pengembangan ekonomi berbasis digital di tingkat kelurahan. Hal ini menunjukkan perhatian serius dari pemerintah pusat terhadap program ini.

Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mengungkapkan kontribusi penting pihaknya dalam program ini. Mereka telah membantu pembangunan 37 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sumatera Selatan hingga Maret 2026. Pembangunan ini mencapai 100 persen dari target yang dibebankan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Brigjen TNI Khabib menekankan pentingnya koordinasi intensif antara pihaknya dan jajaran Kodim di kabupaten dan kota dengan pemerintah daerah setempat. Meskipun kegiatan pembangunannya selesai, seluruh jajaran diminta tetap menjaga semangat dan meningkatkan komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini agar KDKMP benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan TNI dalam pembangunan KDKMP di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota ini merupakan bentuk komitmen terhadap percepatan program pemerintah pusat. Program ini bertujuan untuk mewujudkan penguatan ekonomi masyarakat secara merata. Keberhasilan pembangunan koperasi desa dan kelurahan ini adalah hasil kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait di lapangan.

KDKMP tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi tradisional, tetapi juga mengadopsi model pengembangan ekonomi berbasis digital. Langkah ini sejalan dengan tuntutan zaman dan potensi besar ekonomi digital yang terus berkembang. Tujuannya adalah untuk memperluas jangkauan pasar UMKM dan meningkatkan efisiensi operasional koperasi.

Dengan adanya gerai operasional berbasis digital, UMKM dapat lebih mudah memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. Hal ini juga membuka peluang baru bagi warga untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi modern. Transformasi digital ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di tingkat kelurahan.

Pengembangan ekonomi berbasis digital ini juga mencakup pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM. Tujuannya adalah agar mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di era digital. KDKMP diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memasuki dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi