Maskapai penerbangan Garuda Indonesia secara resmi membuka kembali rute penerbangan langsung dari Timika menuju Denpasar, Bali, pada Minggu (29/3). Pembukaan kembali rute ini menggunakan pesawat jenis Boeing 737 seri 800 dan akan melayani empat kali penerbangan dalam sepekan, yaitu setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Keputusan strategis ini diambil setelah rute tersebut sempat tidak beroperasi selama beberapa tahun terakhir, khususnya sejak masa pandemi COVID-19. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Papua Tengah dan Papua, memfasilitasi perjalanan pariwisata dan bisnis, serta menjawab kebutuhan pelanggan akan layanan penerbangan yang lebih cepat dan efisien.
General Manager PT Garuda Indonesia Branch Office Timika, Kharisma Pujangga, menyatakan bahwa pengoperasian kembali rute dengan kode penerbangan GA 652 dan 653 ini merupakan dedikasi Garuda Indonesia. Harapannya, rute ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah.
Advertisement
Advertisement
Memperkuat Jaringan Penerbangan Papua Tengah
Pembukaan kembali rute Timika-Denpasar oleh Garuda Indonesia disambut antusias oleh berbagai pihak, terutama masyarakat dan pemerintah daerah. Rute ini dianggap krusial untuk memperkuat jaringan penerbangan di kawasan timur Indonesia, khususnya bagi Kabupaten Mimika dan sekitarnya.
Kharisma Pujangga menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan respons terhadap permintaan yang tinggi dari pelanggan, baik untuk keperluan pariwisata maupun bisnis. Dengan adanya penerbangan langsung, waktu tempuh akan lebih singkat dan efisiensi perjalanan akan meningkat, sehingga mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Tengah.
Sebelumnya, penerbangan dari Timika menuju Jakarta hampir seluruhnya harus melalui Makassar, Sulawesi Selatan. Kehadiran rute langsung ke Denpasar ini akan memberikan variasi pilihan rute yang lebih fleksibel dan nyaman bagi para pengguna jasa penerbangan.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah dan Potensi Ekonomi
Kepala Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU-UPBU) Mozes Kilangin Timika, Muchammad Nafiek S, mengungkapkan bahwa pengoperasian kembali rute ini telah lama menjadi dambaan warga setempat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang turut berperan dalam mewujudkan kembali rute ini.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, turut mengapresiasi keputusan manajemen Garuda Indonesia untuk mengaktifkan kembali rute Timika-Denpasar setelah lima tahun terhenti. Ia menyebut bahwa banyak pertanyaan muncul dari masyarakat, termasuk pimpinan dan karyawan PT Freeport Indonesia serta perusahaan subkontraktornya, mengenai kelanjutan rute ini.
Bupati Johannes Rettob juga berharap Garuda Indonesia dapat konsisten mengoperasikan rute Timika-Denpasar, mengingat rute ini dinilai sebagai “golden route” yang memiliki potensi besar. Pengoperasian kembali rute ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal di Mimika.
Advertisement
Bandara Mozes Kilangin Timika, dengan dukungan Pemkab Mimika, dinilai sudah layak berfungsi sebagai hub di wilayah timur Indonesia karena posisinya yang strategis dan fasilitas yang memadai. Nafiek berharap ke depan, Garuda Indonesia dapat melayani rute Timika-Denpasar setiap hari untuk memaksimalkan potensi konektivitas dan ekonomi.
Sumber: AntaraNews