BKK Blora Salurkan CSR Rp50 Juta, Dorong Kemandirian Peternak Milenial

PT BPR BKK Blora menyalurkan program CSR senilai Rp50 juta pada 2026, salah satunya untuk mendukung peternak milenial di Blora, Jawa Tengah, melalui bantuan usaha ternak ayam petelur.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BKK Blora Salurkan CSR Rp50 Juta, Dorong Kemandirian Peternak Milenial
PT BPR BKK Blora menyalurkan program CSR senilai Rp50 juta pada 2026, salah satunya untuk mendukung peternak milenial di Blora, Jawa Tengah, melalui bantuan usaha ternak ayam petelur. (AntaraNews)

PT Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Blora, Jawa Tengah, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan ekonomi lokal. Mereka menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp50 juta. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang tepat sasaran.

Salah satu fokus utama dari program CSR BKK Blora adalah pengembangan usaha ternak ayam petelur bagi peternak milenial di Kabupaten Blora. Bantuan ini mencakup penyediaan kandang ayam modern, 50 ekor ayam petelur siap produksi, serta pasokan pakan dan vitamin untuk kebutuhan satu bulan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi generasi muda di sektor peternakan.

Direktur Utama PT BPR BKK Blora (Perseroda) Puguh Haryono menyatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian institusinya terhadap petani milenial. Program ini tidak hanya menyediakan peralatan dan bibit, tetapi juga memberikan dukungan permodalan. Tujuan akhirnya adalah membantu para peternak muda mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.

Program bantuan BKK Blora ini dirancang untuk memberikan dukungan menyeluruh kepada peternak milenial. Setiap penerima manfaat mendapatkan satu paket lengkap yang terdiri dari kandang ayam, 50 ekor ayam petelur yang siap berproduksi, serta persediaan pakan dan vitamin untuk satu bulan. Ini memastikan peternak dapat langsung memulai usaha tanpa kendala awal.

Kandang ayam yang disediakan dirancang dengan sistem kotak, mengoptimalkan ruang dan memudahkan perawatan. Masing-masing kotak diisi dua ekor ayam, dan kandang disusun dalam dua tingkat untuk efisiensi. Desain ini tidak hanya hemat tempat tetapi juga mendukung kesehatan dan produktivitas ayam petelur.

Puguh Haryono menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari usulan peternak muda. Mereka sebelumnya menyampaikan proposal kepada Bupati Blora Arief Rohman untuk mengembangkan usaha di bidang peternakan. Respons positif dari pemerintah daerah menunjukkan sinergi antara BUMD daerah dan pemerintah dalam memajukan sektor lokal.

Inisiatif penyaluran CSR BKK Blora ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah. Usulan para peternak muda tersebut kemudian didorong oleh Wakil Bupati Blora Sri Setyorini. Beliau secara aktif mendorong BKK Blora untuk turut memberikan dukungan melalui program CSR perusahaan.

Pada tahap awal tahun 2026, BKK Blora telah menyalurkan tiga paket kandang ayam. Ini menandai dimulainya implementasi program yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peternak di masa mendatang. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD seperti BKK Blora sangat krusial dalam mewujudkan program pembangunan yang efektif.

Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi penerima manfaat. Dengan memiliki sumber produksi telur rutin, peternak dapat memenuhi kebutuhan konsumsi pribadi sekaligus menjual hasilnya. Ini akan menciptakan aliran pendapatan baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain program peternakan, BKK Blora juga mengalokasikan dana CSR untuk dua program lainnya. Kedua program ini difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan kegiatan sosial di wilayah Blora. Ini menunjukkan pendekatan holistik BKK Blora dalam berkontribusi pada pembangunan daerah.

Dengan total anggaran Rp50 juta untuk program CSR tahun 2026, BKK Blora menegaskan komitmennya. Mereka bertekad untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi lokal melalui program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Investasi ini diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Blora.

Bantuan ini tidak hanya sebatas pemberian modal atau peralatan. Lebih dari itu, BKK Blora berupaya menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian di kalangan masyarakat. Melalui program CSR yang terarah, BKK Blora berharap dapat menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Blora.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi