Syngenta Indonesia Perkuat Pemberdayaan Petani Hortikultura Lewat Buku Budidaya Inovatif

PT Syngenta Indonesia menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan petani hortikultura dengan meluncurkan tiga buku pintar budidaya untuk bawang merah, cabai, dan tomat guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Syngenta Indonesia Perkuat Pemberdayaan Petani Hortikultura Lewat Buku Budidaya Inovatif
PT Syngenta Indonesia menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan petani hortikultura dengan meluncurkan tiga buku pintar budidaya untuk bawang merah, cabai, dan tomat guna mendukung ketahanan pangan nasional. (AntaraNews)

PT Syngenta Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Perusahaan agrikultur ini berfokus pada pemberdayaan serta peningkatan produktivitas petani hortikultura di seluruh Indonesia.

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Syngenta Indonesia meluncurkan tiga buku pintar budidaya untuk komoditas hortikultura utama. Buku-buku ini membahas budidaya bawang merah, cabai, dan tomat, yang merupakan tanaman penting bagi pasokan pangan.

Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. Khususnya untuk komoditas hortikultura yang sering mengalami fluktuasi harga di pasaran.

Dukungan Syngenta untuk Ketahanan Pangan Nasional

Business Planning & Commercial Excellence Manager Syngenta Indonesia, Narendra Widyanto, menjelaskan bahwa buku pintar ini disusun berdasarkan masukan langsung dari petani. Selain itu, ilmu teknis yang diterapkan di perusahaan juga menjadi landasan kuat dalam penyusunannya.

Upaya ini merupakan bagian integral dari kontribusi Syngenta dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan adanya panduan praktis, diharapkan petani dapat mengelola budidaya dengan lebih efektif dan efisien.

Peningkatan sumber daya manusia petani hortikultura menjadi prioritas utama Syngenta. Perusahaan berupaya agar petani memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menghadapi tantangan pertanian modern.

Inovasi Edukasi Melalui Buku Pintar Budidaya

Tiga buku pintar budidaya yang diluncurkan memiliki judul spesifik dan menarik. Judul-judul tersebut adalah "Bawang Merah Unggul, Panen Optimal, Hasil Maksimal", "Cabai Sehat Berseri, Panen Melimpah, Untung Berlimpah", dan "Tomat Kilau Alami, Tanaman Sehat, Hasil Berlipat".

Muatan buku-buku ini sangat komprehensif, tidak hanya mencakup teknologi budidaya terkini. Informasi mengenai hama dan penyakit beserta solusinya juga disajikan secara detail untuk membantu petani.

Selain itu, buku ini juga membahas inovasi pertanian berkelanjutan dan aspek keselamatan dalam bertani. Narendra menambahkan bahwa buku-buku ini akan tersedia dalam format cetak dan versi digital melalui aplikasi Cropwise Syngenta.

Melalui edukasi dan panduan praktis yang komprehensif ini, Syngenta berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Tujuannya adalah mengoptimalkan produktivitas pertanian dan mendorong terwujudnya pertanian yang lebih maju serta berkelanjutan di Indonesia.

Apresiasi Pemerintah dan Dampak Positif bagi Petani

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyusunan buku pintar ini. Ia menilai buku tersebut sangat membantu petani dalam membudidayakan komoditas hortikultura dengan baik.

Rahmat Hidayat menegaskan bahwa pemerintah dan Syngenta memiliki satu tujuan yang sama. Tujuan tersebut adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian.

Peluncuran buku ini dianggap sebagai upaya konkret mendukung pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Ini dilakukan dengan berbagi ilmu praktis budidaya serta memberikan solusi inovatif bagi petani menghadapi tantangan.

Dengan meningkatnya produktivitas dan kualitas hasil panen, diharapkan ketersediaan pangan dapat terjamin secara berkelanjutan. Selain itu, kesejahteraan petani juga akan meningkat secara signifikan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi