Wali Kota Ratu Dewa Dorong Inovasi OPD untuk Peningkatan PAD Palembang 2026

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar berinovasi demi tercapainya target Peningkatan PAD Palembang pada tahun 2026 setelah capaian 2025 meleset.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Ratu Dewa Dorong Inovasi OPD untuk Peningkatan PAD Palembang 2026
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berinovasi guna Peningkatan PAD Palembang yang signifikan di tahun 2026 setelah target tahun sebelumnya tidak tercapai. (AntaraNews)

Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberikan arahan tegas kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang pada Kamis (01/1). Arahan ini bertujuan agar setiap OPD terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam upaya Peningkatan PAD Palembang. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 yang tidak mencapai target yang telah ditetapkan.

Pada tahun 2025, realisasi PAD Palembang hanya mencapai sekitar 85 persen dari target awal sebesar Rp1,8 triliun. Angka ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan perbaikan dan strategi baru dalam pengelolaan pendapatan daerah. Oleh karena itu, inovasi dan kontribusi dari setiap OPD menjadi kunci utama untuk memastikan target PAD 2026 dapat tercapai sesuai harapan.

Untuk mewujudkan target pendapatan daerah, Wali Kota Ratu Dewa menekankan pentingnya kolaborasi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan OPD lainnya. Setiap OPD yang memiliki potensi diharapkan dapat memberikan sumbangsih maksimal. Dengan berbagai kajian, inovasi, serta kontribusi dari seluruh pihak, target penerimaan pajak daerah yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya diharapkan dapat terealisasi penuh pada tahun 2026.

Strategi Inovatif Wali Kota Palembang untuk Peningkatan PAD

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menggarisbawahi bahwa Peningkatan PAD Palembang membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan inovatif dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Beliau menyatakan, "Pendapatan asli daerah pada 2025 tidak sesuai target, hanya terealisasi sekitar 85 persen dari target Rp1,8 triliun, melihat data tersebut perlu dilakukan inovasi agar PAD 2026 ini bisa tercapai." Pernyataan ini menegaskan urgensi bagi setiap OPD untuk tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga mencari cara-cara baru dalam menggali potensi pendapatan.

Inovasi yang diharapkan mencakup berbagai aspek, mulai dari efisiensi pelayanan publik hingga pengembangan sektor-sektor ekonomi baru yang dapat menyumbang PAD. Setiap OPD didorong untuk melakukan kajian mendalam terhadap potensi yang dimiliki. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan baru dan mengoptimalkan sumber yang sudah ada.

Selain itu, pendekatan proaktif juga akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang. Hal ini termasuk menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk memastikan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah kota juga berencana memberikan penghargaan kepada para wajib pajak potensial. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi agar mereka terus menjadi penyumbang utama PAD. Dengan demikian, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak akan semakin meningkat.

Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah oleh Bapenda Palembang

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Palembang memegang peranan krusial dalam upaya Peningkatan PAD Palembang. Kepala Bapenda Palembang, Marhaen, menjelaskan bahwa pihaknya sangat mengandalkan penerimaan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak hotel, restoran, dan tempat hiburan. Sektor-sektor ini secara konsisten menyumbang ratusan miliar rupiah setiap tahunnya bagi pendapatan daerah.

Untuk memaksimalkan penerimaan dari sumber-sumber pajak tersebut, Bapenda terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah pendekatan persuasif kepada pengelola hotel, restoran, dan tempat hiburan. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka memenuhi kewajiban pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tidak hanya itu, Bapenda juga aktif berkomunikasi dengan masyarakat luas. Sosialisasi mengenai pentingnya pajak dan kemudahan dalam pembayaran terus digalakkan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak dan mendorong kepatuhan secara sukarela.

Strategi ini merupakan bagian integral dari rencana besar Pemerintah Kota Palembang untuk mencapai target PAD 2026. Dengan dukungan penuh dari seluruh OPD dan partisipasi aktif dari masyarakat serta pelaku usaha, diharapkan Peningkatan PAD Palembang dapat terwujud secara optimal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi