Peningkatan signifikan okupansi kamar hotel mulai terasa di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang perhelatan MotoGP 2025. Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, mengonfirmasi tren positif ini pada Jumat, 20 September, di Mataram.
Kawasan Mandalika, lokasi utama balapan, telah mencatat tingkat pemesanan hotel mencapai 90 persen. Sementara itu, hotel di sekitar Mataram dan Lombok Barat juga menunjukkan peningkatan okupansi hingga 50 persen.
Fenomena ini menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai pihak, termasuk kru, pembalap, dan penonton yang akan hadir. Pemesanan bahkan sudah dilakukan secara riil, dengan banyak yang menyertakan uang muka.
Advertisement
Advertisement
Lonjakan Okupansi di Berbagai Wilayah
Dinas Pariwisata Provinsi NTB mencatat bahwa okupansi pemesanan kamar hotel di seputaran Mataram sudah hampir mencapai 50 persen, bahkan mengarah ke 60 persen. Sementara itu, tingkat okupansi di kawasan Mandalika yang menjadi fokus utama balapan, telah menyentuh angka 90 persen.
Ahmad Nur Aulia menjelaskan bahwa pertumbuhan positif ini merupakan hasil dari pengawasan intensif yang dilakukan pihaknya. Hal ini bertujuan memastikan sektor kepariwisataan terus menunjukkan tren yang baik, khususnya untuk akomodasi MotoGP 2025.
Sistem pemesanan kamar hotel telah dilakukan secara riil, bahkan sebagian besar pemesan menyertakan uang muka atau down payment. Walaupun kawasan lain masih tergolong normal, biasanya menjelang MotoGP akan ada peningkatan hunian hotel yang dipesan oleh para penonton.
Advertisement
Advertisement
Pengawasan Harga dan Ketersediaan Akomodasi
Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Pariwisata NTB, belum ada kenaikan harga akomodasi yang signifikan. Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan, termasuk secara daring melalui aplikasi penyedia akomodasi.
"Kami di sini juga melakukan patroli daring. Saya minta teman-teman memantau dari aplikasi, apakah ada lonjakan yang signifikan," papar Aulia. Apabila terdapat penyedia penginapan yang mematok harga tinggi, Dinas Pariwisata NTB akan langsung turun tangan dengan berkomunikasi pada pengelola untuk menjaga stabilisasi harga.
Dinas Pariwisata NTB memastikan seluruh hotel di Lombok siap menampung lonjakan kunjungan wisata domestik maupun mancanegara. Total jumlah kamar yang tersedia mencapai 13.039 kamar, menunjukkan kesiapan Lombok sebagai tuan rumah MotoGP 2025.
Advertisement
Asosiasi, pihak perhotelan, dan pelaku pariwisata juga diharapkan memperkuat strategi promosi. Kolaborasi dengan Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dinilai krusial untuk memaksimalkan dampak positif dari perhelatan internasional ini.
Sumber: AntaraNews