Keluarga Fangiono Bangun Proyek Properti Dekat Bandara, Luas Lahan 1.100 Hektare

CEO Asthara Skyfront City, Supardi Ang menjelaskan kedekatan proyek ini dengan bandara menjadi nilai lebih yang sangat spesial.

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Keluarga Fangiono Bangun Proyek Properti Dekat Bandara, Luas Lahan 1.100 Hektare
Keluarga Fangiono Bangun Proyek Properti Dekat Bandara, Luas Lahan 1.100 Hektare (Merdeka.com)

Asthara Group, perusahaan milik keluarga Fangiono, secara resmi meluncurkan proyek kota mandiri bertajuk Asthara Skyfront City. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 1.100 hektare dan berlokasi tepat di titik nol kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

CEO Asthara Skyfront City, Supardi Ang menjelaskan kedekatan proyek ini dengan bandara menjadi nilai lebih yang sangat spesial. 

"Karena kedekatan kita dengan bandara, jadi sangat spesial, tapi seperti tadi yang saya sampaikan juga bahwa Connect di sini sebenarnya bukan arti-arti, hanya secara fisik ya. Karena kedekatan kita dengan bandara, jadi dari bandara bisa menjangkau kota-kota lain atau ke negara lain begitu.,” ujar Supardi dalam acara peluncuran Asthara Skyfront City, Jakarta, Kamis (19/6).

Supardi menambahkan, proyek ini merupakan wujud harapan perusahaan untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang berkualitas, baik untuk hunian, komersial, retail, maupun elemen lainnya. Menurutnya, Asthara Skyfront City dirancang untuk menghadirkan jalan kemampuan dan kemungkinan yang tak terbatas.

"Tapi juga ada sisi, kalau tadi hardware, ada sisi software-nya. Jadi yang kita inginkan bahwa dengan konsep kita ini kita bisa menjadikan Astara sebagai base atau homes buat bisnis-bisnis lainnya. Jadi we don't want to connect the business, kita juga mau connect people-nya seperti begitu," lanjut Supardi.

Sebagai bagian dari pengembangan awal, Supardi mengungkapkan pihaknya akan memasarkan sekitar 400 unit rumah di klaster Allurea yang terletak di Tangerang hingga akhir tahun 2025.

"Target penjualan kita sebenernya kan, satu klasernya kan 420 unit. Alurea aja, 420 unit. Otomatis target kita ya antara 300-400 unit gitu, sampai dengan akhir tahun," tuturnya.

Adapun tipe hunian yang ditawarkan di klaster Allurea terdiri dari beberapa pilihan, yaitu tipe standar, tipe 6, dan tipe 8. Untuk tipe 6 mencakup ukuran 6x12 meter dan 6x10 meter, sementara tipe 8 memiliki pilihan 8x12 meter dan 8x16 meter. Seluruh unit ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp900 juta.

Meskipun lokasinya sangat dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta, Supardi menegaskan bahwa kawasan hunian di Asthara Skyfront City tetap tenang dan bebas dari kebisingan.

"Jadi kalau ada area penerbangan kita itu tidak, kita di luar area penerbangan. Jadi makanya area residensial kita nggak berisik," Supardi mengakhiri.

Rekomendasi