Tahukah Anda? Pemprov Kalsel-BPN Bahas Percepatan Reforma Agraria untuk Tata Lahan Berkeadilan

Pemprov Kalsel dan BPN Kalsel berkolaborasi mempercepat program Reforma Agraria demi tata kelola lahan yang adil dan produktif, mengatasi ketimpangan serta konflik agraria.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Pemprov Kalsel-BPN Bahas Percepatan Reforma Agraria untuk Tata Lahan Berkeadilan
Pemprov Kalsel dan BPN Kalsel berkolaborasi mempercepat program Reforma Agraria demi tata kelola lahan yang adil dan produktif, mengatasi ketimpangan serta konflik agraria. (Merdeka.com)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalsel menggelar rapat koordinasi penting. Pertemuan ini fokus pada percepatan implementasi program Reforma Agraria. Tujuannya adalah mewujudkan tata kelola lahan yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Banjarmasin pada hari Sabtu, 20 September. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalsel, Ariadi Noor, mengonfirmasi komitmen kuat pemerintah daerah. Pemprov Kalsel mendukung penuh agenda nasional ini melalui sinergi lintas sektoral yang efektif.

Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dan wilayah. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk berbagi informasi serta merumuskan rencana kerja konkret. Harapannya, program Reforma Agraria Kalsel dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ariadi Noor menegaskan bahwa Reforma Agraria memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar penataan kepemilikan lahan. Program ini merupakan kunci vital dalam mengatasi ketimpangan penguasaan tanah. Selain itu, Reforma Agraria juga berperan penting dalam mencegah potensi konflik agraria yang sering terjadi di berbagai wilayah.

Program ini juga memastikan pemanfaatan tanah secara produktif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, Ariadi meyakini bahwa Reforma Agraria akan mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan. Tantangan tersebut dapat muncul pada masa mendatang, sehingga persiapan matang sangat diperlukan.

"Rapat koordinasi ini momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan wilayah, berbagi informasi, serta merumuskan rencana kerja," kata Ariadi. Pernyataan ini menunjukkan fokus pada pendekatan terpadu. Pendekatan tersebut diharapkan mempercepat pencapaian tujuan Reforma Agraria Kalsel.

Ketika masyarakat memiliki akses legal atas lahan, dampak positif yang dihasilkan sangat signifikan. Produktivitas pertanian akan meningkat secara substansial. Hal ini secara langsung berdampak pada kemandirian para petani, penguatan ekonomi lokal, serta stabilitas pasokan pangan di tingkat regional.

Ariadi Noor juga menekankan bahwa Reforma Agraria harus dipandang sebagai bagian integral dari pembangunan daerah dan nasional. Program ini diharapkan mampu mempercepat dan mengonsolidasikan pelaksanaan Reforma Agraria di Kalsel pada tahun 2025. Target ini menunjukkan urgensi dan prioritas pemerintah.

"Kita perlu bergerak lebih cepat dengan tata kelola yang terarah dan tepat sasaran, agar cita-cita keadilan agraria dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ariadi. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam setiap tahapan implementasi Reforma Agraria Kalsel.

Kepala Kanwil BPN Kalsel, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa rapat tersebut juga berfungsi sebagai forum evaluasi. Evaluasi dilakukan terhadap program-program yang telah berjalan sepanjang tahun 2024. Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi keberhasilan dan area yang memerlukan perbaikan lebih lanjut.

"Banyak pencapaian positif di 2024, termasuk dukungan bagi UMKM melalui pemanfaatan lahan," kata Abdul Aziz. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Reforma Agraria tidak hanya berfokus pada pertanian besar, tetapi juga pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Untuk meningkatkan produktivitas dan edukasi masyarakat, Abdul Aziz menyatakan perlunya dukungan anggaran yang memadai. Selain itu, arahan dari Gubernur Kalsel melalui dinas terkait juga sangat dibutuhkan. Dukungan ini krusial untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program Reforma Agraria Kalsel.

Aziz berharap kegiatan ini akan memperkuat sinergi antara berbagai instansi. Sinergi ini esensial guna mewujudkan keadilan agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Kalimantan Selatan. Kolaborasi yang erat adalah kunci utama untuk mencapai tujuan mulia ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi