Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana memangkas anggaran Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) hingga sekitar USD40 miliar (Rp673 triliun dengan kurs Rp16.837 per dolar Amerika Serikat), atau sepertiga dari pengeluaran diskresioner departemen tersebut. Informasi ini dilaporkan oleh The Washington Post berdasarkan dokumen anggaran awal yang mereka peroleh.
Anggaran awal tersebut mencerminkan prioritas Kantor Manajemen dan Anggaran (OMB) yang tengah mempersiapkan pengajuan permintaan anggaran tahun 2026 ke Kongres. Rencana pemangkasan ini tidak hanya berupa pengurangan dana, tetapi juga mencakup restrukturisasi besar-besaran terhadap berbagai lembaga yang menangani layanan kesehatan.
Sejumlah program yang saat ini berjalan akan dihentikan, sementara beberapa departemen akan digabung ke dalam organisasi baru. Menurut laporan tersebut, meskipun lembaga kesehatan dapat mengusulkan revisi terhadap rincian rencana, mereka diberi tahu bahwa jumlah total anggaran tidak dapat diubah.
Salah satu lembaga yang terdampak besar adalah National Institutes of Health (NIH), lembaga utama yang mendanai penelitian medis. Anggarannya direncanakan turun drastis dari lebih dari Rp790 triliun menjadi Rp454 triliun. Selain pemangkasan dana, struktur NIH juga akan diubah, dari 27 lembaga dan pusat riset menjadi hanya delapan. Beberapa unit, termasuk yang fokus pada kesehatan minoritas dan keperawatan, akan dibubarkan.
Advertisement
Pangkas Anggaran Bentuk Lembaga Baru
Di sisi lain, pemerintahan Trump berencana membentuk lembaga baru bernama Administrasi untuk Amerika yang Sehat (Administration for a Healthy America/AHA). Lembaga ini akan mengambil alih sebagian besar tanggung jawab layanan kesehatan, termasuk perawatan primer dan kesehatan lingkungan. AHA akan menerima anggaran sebesar Rp336 triliun dan akan mengelola program baru bernama "Make America Healthy Again" yang berfokus pada penanganan penyakit kronis anak-anak.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga akan terkena dampak pemangkasan, dengan anggaran turun 44% dari Rp151 triliun menjadi Rp8,4 triliun. Program untuk menangani penyakit kronis seperti jantung, obesitas, diabetes, dan kebiasaan merokok akan dikurangi. Begitu pula dengan program domestik yang menangani HIV.
Sejak Trump kembali menjabat, sekitar 20.000 pegawai telah meninggalkan HHS, termasuk staf CDC yang bekerja dalam bidang pencegahan tenggelam, penelitian kekerasan senjata, penyakit menular seksual, dan keselamatan kerja.
Belum jelas apakah proposal anggaran ini akan disetujui oleh Kongres. Pada masa jabatan pertamanya, banyak usulan pemangkasan serupa yang ditolak oleh para legislator.