Meski Punya Nilai Mata Uang Terburuk, Zimbabwe Simpan Wisata Alam Sangat Memukau

Mata uang Zimbabwe yaitu Dolar Zimbabwe (ZWD) mengalami penurunan nilai secara drastis hingga USD 1 ditukar dengan 300.000.000.000.000 dolar zimbabwe pada tahun 2009.

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Meski Punya Nilai Mata Uang Terburuk, Zimbabwe Simpan Wisata Alam Sangat Memukau
Monumen Kota Kuno Zimbabwe Raya, Zimbabwe. ©2014 Merdeka.com/Getty Images/Desmond Kwande via CNN

Mungkin sebagian orang sangat asing dengan negara Zimbabwe. Ya, Zimbabwe adalah sebuah negara yang terkurung daratan terletak di Benua Afrika, tepatnya di bagian selatan. Ibukota Zimbabwe adalah kota Harare.

Dilansir dari Kementerian Keuangan RI, Kamis (8/6), Zimbabwe pernah mengalami hiperinflasi hingga 231 juta persen yang dikarenakan Bank Sentral Zimbabwe yaitu Reserve Bank of Zimbabwe (RBZ) mencetak uang secara rutin untuk mendanai defisit anggaran negaranya.

Akibatnya, mata uang Zimbabwe yaitu Dolar Zimbabwe (ZWD) mengalami penurunan nilai secara drastis hingga USD 1 ditukar dengan 300.000.000.000.000 dolar zimbabwe pada tahun 2009.

Akhirnya dolar Zimbabwe semakin tak berharga, masyarakat pun menggunakan dolar Amerika untuk melakukan transaksi. Bahkan menurut situs cavenmansircur.com, untuk membeli 3 butir telur saja masyarakat harus membawa uang 100 miliar dolar Zimbabwe pada tahun 2015 lalu.

Walaupun dalam mata uang sangatlah bermasalah, tempat wisata di Zimbabwe tak kalah menarik. Zimbabwe menjadi tempat bagi Snda yang suka berpetualang ke alam bebas. Melihat keindahan alam dan pesona gagahnya hewan-hewan yang lepas bebas di alam bisa memanjakan mata anda ketika anda berkunjung ke negara itu.

Dikutip dari tripadvisor, Kamis (8/6), berikut 5 tempat wisata di Zimbabwe yang harus kalian kunjungi:

1. Monumen Nasional Zimbabwe

Jika anda menyukai sejarah dan sedang mengunjungi negara Zimbabwe, Monumen Nasional Zimbabwe adalah tempat yang pas untuk Anda kunjungi.

Monumen kuno ini adalah monumen terbesar di Zimbabwe bagian selatan Sahara. Monumen ini terdapat rumah-rumah batu yang menjulang tinggi, Dzimba Dzamabwe adalah rumah bagi 2000 orang berbahasa Shona yang makmur pada abad ke-12 dan ke-15 dan luasnya sekitar 270 hektar.

Dis ini pula lah, elang ikan ditemukan yaitu burung Zimbabwe yang dijadikan sebagai simbol bendera nasional negara ini. Perlu diketahui, negara ini kemudian diberi nama Zimbabwe yang berasal dari reruntuhan. Setiap struktur dibangun menggunakan teknik batu kering seluruhnya tanpa semen melibatkan jutaan batu, masing-masing menopang yang lain.

2. Taman Nasional Air Terjun Victoria 

Tempat ini memiliki nama lokal yang sering disebut oleh masyarakat Zimbabwe adalah 'asap yang bergemuruh'. Tempat ini sangat coock untuk Anda yang suka menikmati keindahan dan kebisingan gemuruh air terjun. 

3. Taman Nasional Hwange 

Apabila Snda ingin melihat hewan-hewan liar di alam bebas, Taman Nasional Hwange cocok untuk anda kunjungi. Semua hewan yang ada di sana dilepas bebas. Namun jangan khawatir, nantinya Anda akan dipandu oleh tour guide yang ada di taman nasional Hwange. 

Anda juga bisa menggunakan beberapa paket rekomendasi untuk menikmati perjalanan anda di taman nasional Hwange ini lho, mulai dari drive safari seharian penuh, safari berkemah dari air terjun Victoria dan masih banyak lagi. 

4. Museum Kereta Api Bulawayo 

Di museum ini, Anda bisa menikmati sejarah kereta api di negara Zimbabwe. Museum kereta api ini termasuk unik. Menurut ulasan orang-orang yang telah mengunjungi museum ini mereka mengatakan anda harus melihat museum ini karena ada gerbong kereta pribadi milik Tuan Rhodes dari akhir tahun 1800-an, menarik bukan?

5. Reruntuhan Khami

Bangunan ini berdiri sejak abad ke 16 dan dulunya adalah sebuah ibu kota dan pusat perdagangan utama negara Zimbabwe

Anda memiliki kesempatan untuk melihat monumen batu terbesar kedua di Zimbabwe. Kepentingan historisnya terletak pada posisinya di daerah aliran sungai antara sejarah Zimbabwe Raya dan periode Zimbabwe selanjutnya. 

Ini adalah salah satu dari sedikit situs Zimbabwe yang tidak dihancurkan oleh pemburu harta karun dan stratigrafinya yang tidak terganggu secara ilmiah penting dalam memberikan wawasan yang lebih jelas tentang sejarah negara tersebut.

Walaupun hanya terdapat reruntuhan bangunan, tetapi tempat ini menjadi sejarah pada abad ke 16. Anda bisa menikmati keindahan reruntuhan bangunan ini. Untuk spot foto pun sangat menarik. 

Rekomendasi