Mana Lebih Murah, Berlibur ke Luar Negeri atau Dalam Negeri?

Sebagian masyarakat mengungkapkan lebih memilih berlibur keluar negeri, khususnya negara bebas visa, untuk mendapatkan pengalaman baru. Untuk menekan biaya akomodasi, umumnya mereka mengusung konsep backpacker, alias berlibur dengan hemat.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Mana Lebih Murah, Berlibur ke Luar Negeri atau Dalam Negeri?
Bali. ©2012 Merdeka.com

Berlibur ke luar negeri kerap menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat Indonesia untuk menghabiskan waktu libur natal dan tahun baru. Malaysia, Singapura, dan Thailand adalah negara tujuan favorit bagi wisatawan Indonesia.

Sebagian masyarakat mengungkapkan lebih memilih berlibur keluar negeri, khususnya negara bebas visa, untuk mendapatkan pengalaman baru. Untuk menekan biaya akomodasi, umumnya mereka mengusung konsep backpacker, alias berlibur dengan hemat.

Namun, benarkah berlibur ke luar negeri justru lebih hemat dibandingkan berwisata domestik?

Berdasarkan pemantauan situs Skyscanner, destinasi yang ramai dicari selama periode Desember yaitu Bali, Singapura, Malaysia, Thailand, Yogyakarta. Dari 5 destinasi tersebut, harga tiket termurah untuk penerbangan pulang-pergi periode 21-24 Desember 2022 yaitu tujuan:

- Bali Rp1.910.667,

- Yogyakarta Rp1.244.000,

- Malaysia Rp2.679.600,- Singapura Rp3.192.086,

- Thailand Rp5.312.224.

Harga Hotel Paling Murah

Sementara berikut urutan destinasi dengan biaya hotel termurah per malam

1. Yogyakarta Rp100.000

2. Thailand Rp109.897

3. Bali Rp115.000

4. Malaysia Rp141.927

5. Singapura Rp582.085

Selain biaya tiket pesawat dan penginapan, alokasi pengeluaran selama berlibur yang perlu diperhatikan wisatawan yaitu transportasi, makan, tiket masuk wahana, dan oleh-oleh.

Sebagai contoh, biaya bus di Singapura dibanderol tarif awal yaitu SGD0,67 sedangkan MRT SGD0,83. Biaya tersebut akan bertambah sesuai jarak tujuan perjalanan.

Upaya Indonesia Tarik Wisatawan

Upaya menggenjot pariwisata domestik pun terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut libur natal dan tahun baru menjadi kesempatan untuk menggenjot kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Indonesia. Untuk kunjungan wisman, ia menargetkan bisa mencapai 5,2 juta orang.

"Target kita bulan Desember ini kita bisa menembus 620 ribu kunjungan wisman sehingga kita akan menembus 5,2 juta target untuk tahun 2022," kata Sandiaga, Kamis, (15/12).

Dia juga menyampaikan komitmen untuk bisa mengejar target pergerakan wisatawan nusantara bisa mencapai 800 juta perjalanan tahun ini. 

"Pergerakan di libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) ini sangat penting untuk menyiapkan kita mencapai target 1,4 miliar pergerakan wisnus (wisatawan nusantara)," kata dia.

Rekomendasi