Ekspor Batu Bara Indonesia ke Kawasan Asia Anjlok, ke Eropa Justru Meningkat Tajam

Setianto menyebut, penurunan ekspor batu bara terbesar ke India yang mencapai 33,47 persen. Nilainya di bulan September 2022 hanya USD 565,46 juta dari USD 849,99 juta di Agustus 2022.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Ekspor Batu Bara Indonesia ke Kawasan Asia Anjlok, ke Eropa Justru Meningkat Tajam
Batu bara. Ilustrasi shutterstock.com

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor batu bara Indonesia ke sejumlah negara di Asia mengalami penurunan. Ekspor batubara ke Jepang, India dan Filipina mengalami penurunan tajam.

"Ekspor batu bara ke Jepang, India dan Filipina masing-masing mengalami penurunan," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa (Disjas) BPS, Setianto di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Senin (17/10).

Setianto menyebut, penurunan ekspor batu bara terbesar ke India yang mencapai 33,47 persen. Nilainya di bulan September 2022 hanya USD 565,46 juta dari USD 849,99 juta di Agustus 2022.

Begitu juga dengan Filipina yang turun 19,27 persen. Nilai ekspor batu bara pada September hanya USD 434,43 juta dari bulan Agustus yang mencapai USD 541,16 juta.

Sedangkan ekspor ke Jepang turun 3,86 persen di bulan September 2022. Dari USD 721,82 juta pada Agustus menjadi USD 693,95 juta.

Setianto mengatakan hanya ekspor batu bara ke China yang mencatatkan kinerja positif atau mengalami kenaikan hingga 41,19 persen di bulan September. Dari USD 672,19 juta di bulan Agustus, menjadi USD 949,08 juta pada September.

"Ke China masih naik 41,19 persen," kata dia.

Ekspor Batu Bara Indonesia Tembus Pasar Polandia, Belanda dan Italia

Meskipun kinerja ekspor batu bara mengalami penurunan di kawasan Asia, namun penjualan ke Eropa justru mengalami peningkatan.

"Kinerja ekspor batu bara Indonesia ke Eropa mengalami peningkatan," kata Setianto.

Tercermin dari ekspor batu bara ke Polandia yang naik hingga 94,47 persen. Nilai ekspornya menjadi USD 63,38 juta di bulan September dari USD 32,42 juta di bulan Agustus.

Selain itu, komoditas batu bara Indonesia juga masuk ke pasar Belanja tahun ini. Ekspor perdananya di bulan September mencatatkan nilai USD 55,85 juta.

Begitu juga dengan ekspor batu bara ke Italia. Meskipun mengalami penurunan 4,31 persen, namun nilainya masih tercatat USD 42,47 juta di bulan September. Sedikit lebih rendah dari bulan Agustus yang nilainya mencapai USD 44,39 juta.

"Ekspor batu bara ke Italia turun 4,31 persen," kata dia.

Rekomendasi