Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersinergi dengan para pemangku kepentingan untuk persiapan angkutan Lebaran 2022. Termasuk syarat vaksin booster agar bisa mudik.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyatakan, pihaknya siap menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kebijakan mudik yang diperbolehkan dengan ketentuan, sudah dua kali vaksin primer dan satu kali vaksin booster.
"Diperlukannya koordinasi antar pemangku kepentingan mengenai pelaksanaan teknis di lapangan, agar angkutan mudik dan Lebaran 2022 dapat berjalan dengan aman, tertib, selamat, dan lancar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/3).
Advertisement
Permasalahan Lalu Lintas
Lebih lanjut, Budi juga menekankan, permasalahan lalu lintas yang berpotensi muncul saat musim mudik 2022 ini merupakan kondisi nyata yang harus dibahas bersama-sama.
"Apakah nantinya akan dibuat rekayasa lalu lintas seperti sistem one way (satu arah) atau semacam simulasi sebagai persiapan menjelang angkutan lebaran tahun ini," ungkapnya.
"Saya pun berharap, dengan adanya koordinasi antar instansi ini dapat meningkatkan pola penyelesaian permasalahan arus lalu lintas yang selaras," pungkas Budi Setiyadi.
Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana
Sumber: Liputan6