PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur menargetkan seluruh aliran listrik yang terdampak letusan gunung Semeru akan kembali pulih seutuhnya besok, Senin (6/12). PLN akan melakukan pengalihan jaringan untuk mengembalikan pasokan listrik ke daerah-daerah terdampak.
"Kami akan melakukan pembangunan jaringan baru dari Ampel Gading - Dampit pelayanan Malang untuk melaksanakan pembangunan. Mudah-mudahan jam 17.00 WIB (besok) sudah bisa menyala normal," kata Senior Manager Distribusi PLN UID Jatim, Adriansyah dalam konferensi pers, Minggu (5/12).
Dia menyebutkan, tim dari PLN untuk melakukan pembangunan dimulai dari penanaman tiang setinggi 300 meter. "Besok (mulai) section jaringan, pelanggan saat ini diupayakan sore sudah bisa normalkan (listrik). Kita upayakan sampai malam untuk pengamanan (listrik) di daerah ujung," katanya.
Sementara itu, General Manager PLN UIN Jawa Timur, Adi Prayitno menyebutkan pihaknya masih melakukan survei alternative supply jaringan listrik. "Kami masih melakukan survey alternatif supply dari arah dampit dengan kemungkinan nya bisa menarik jaringan Tegangan Menengah yang baru, tentunya dengan berkoordinasi dengan petugas di lapangan agar tetap aman," katanya saat dihubungi Liputan6.com.
Dia mengatakan sebetulnya pada pagi tadi PLN telah berupaya memulihkan gardu yang terdampak. Namun petugas diminta untuk mundur karena ada erupsi susulan Gunung Semeru.
"Jaringan tegangan menengah PLN yg melintas di Gladak Perak, masih tertutup lava, dan kami standby untuk kerja setelah diperbolehkan oleh petugas yang berwenang demi keselamatan. Tadi jam 10 pagi petugas kita diminta untuk mundur dulu karena ada letusan susulan," katanya.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) masih terus berupaya memulihkan kondisi kelistrikan di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru. Hingga kini, masih ada 79 gardu distribusi dan 22.826 pelanggan yang terdampak pemadaman.
Adapun wilayah yang masih padam di sekitaran Gunung Semeru adalah Desa Pronojiwo, Desa Supit Urang, Desa Taman Ayu, Desa Tempursari dan Desa Curah Kobokan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto mengatakan, hingga Minggu (5/12) pukul 06.00 WIB, dari 112 gardu yang terdampak kini 33 gardu sudah menyala kembali. Di mana, sebanyak 7.697 pelanggan telah kembali mendapat penerangan listrik.
"Dalam upaya pemulihan listrik di lokasi bencana, bagi kami keselamatan masyarakat tetap yang utama," ujar Adi dalam keterangannya.
Reporter: Arief Rahman H.
Sumber: Liputan6.com