Cerita Dude Wipes, Hampir Goyah Karena Tak Dengar Nasehat Mark Cuban

Dude Wipes merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi tisu toilet sekali pakai asal Chicago, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh Sean Riley, Brian Wilkin, Ryan Meegan, dan Jeff Klimkowski.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Cerita Dude Wipes, Hampir Goyah Karena Tak Dengar Nasehat Mark Cuban
Mark Cuban. Therichest©2015

Dude Wipes merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi tisu toilet sekali pakai asal Chicago, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh Sean Riley, Brian Wilkin, Ryan Meegan, dan Jeff Klimkowski.

Pada tahun 2015, Mark Cuban memberi empat pengusaha nasihat berharga untuk start-up mereka, yakni jangan tenggelam dalam peluang. Mereka bertemu dengan Cuban enam tahun lalu di Musim 7 dari "Shark Tank" ABC.

Setelah mendengar penawaran mereka, Cuban setuju untuk menginvestasikan USD300.000 dengan imbalan 25 persen saham perusahaan mereka.

Cuban, yang bersandar pada nasihat dari mentornya sendiri di awal karirnya, memberikan nasehat kepada keempat orang tersebut agar jangan melakukan terlalu banyak. Melainkan hanya fokus pada produk unggulan mereka, yakni tisu toilet sekali pakai untuk pria.

Serta memperkuat hubungan mereka dengan pengecer yang sudah menjual produk mereka, seperti Kroger dan Amazon. Kata Chief Executive Dude, Sean Riley dilansir CNBC Make It.

Selama lima tahun, strategi itu berhasil, bisnis tumbuh. Para pendiri memproyeksikan produk mereka akan menghasilkan pendapatan kotor sebesar USD67 juta pada tahun 2021 saja, menghapus sekitar 1,1 juta puntung.

Tetapi selama pandemi Covid-19, tim eksekutif memutuskan untuk menekan keberuntungan mereka dan mengesampingkan saran Cuban. Sayangnya, hal ini menjadi sebuah kesalahan.

Tahun lalu, kata Riley, para pendiri memutuskan untuk mencoba lini produk baru, yakni deodoran alami. Mereka melihatnya sebagai pasar perawatan pria yang berkembang.

Dude Wipes menginvestasikan USD30.000 dalam penelitian dan pengembangan, dan diluncurkan ke pasar deodoran pada Maret 2020. Mereka menjual semua 75.000 unit yang mereka produksi, menghasilkan penjualan deodoran senilai USD180.000.

Sayangnya, bisnis ini tak mengalami perkembangan.

Dude Wipes mengalami peningkatan penjualan, di mana pendapatan kotornya melonjak menjadi USD40 juta pada tahun 2020, dibandingkan dengan USD15,5 juta pada tahun 2019. Namun, menurut Riley, itu bisa saja jauh lebih kuat.

"Ini adalah pasar kertas toilet senilai USD10 miliar di AS," tambah salah satu pendiri dan chief marketing officer Ryan Meegan.

Meegan mengatakan pengalaman itu membuat mereka menyadari bahwa Cuban selama ini benar. Jadi, mereka keluar dari bisnis deodoran dan kembali ke strategi lama mereka. Berfokus secara eksklusif pada satu lini produk. Atau, seperti yang dikatakan Cuban, "menggandakan apa yang berhasil."

Dan itu tampaknya berhasil. Menurut produser "Shark Tank", Dude Wipes adalah salah satu dari 10 perusahaan teratas untuk penjualan sepanjang masa. Co-founder mengatakan mereka berada di jalur untuk melewati Charmin pada penjualan 2021, yang akan menjadikan mereka merek terbesar kedua di negara itu dalam kategori tisu flushable, mengutip data internal Nielsen.

Seorang juru bicara Nielsen menolak untuk mengkonfirmasi rincian pangsa pasar, tetapi salah satu pendiri Dude Wipes Jeffrey Klimkowski mengatakan merek terbesar kategori tersebut adalah Cottonelle, dengan selisih yang signifikan.

"Kami selalu bercanda. Kami nomor dua untuk nomor dua." kata Klimkowski.

Rekomendasi