GM Corporate Secretary PT Kimia Farma Tbk Ganti Winarno membocorkan tantangan utama yang dihadapi perusahaan dalam memperoleh vaksin Covid-19 untuk program pemerintah maupun Gotong Royong di Indonesia.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini ialah terkait stok persediaan vaksin Covid-19 dunia yang masih belum bisa mencukupi permintaan yang ada. Menyusul, tidak seimbangnya faktor permintaan global yang terus meningkat dibandingkan supply yang ada.
"Pada, prinsipnya tantangan terbesar kita adalah bagaimana segera mendapatkan vaksin baik itu program pemerintah maupun vaksin gotong royong ke Indonesia. Mengingat supply dan demand di dunia masih jauh gap nya. Tantangan terbesar kita dari sisi supply," ungkapnya dalam Dialog Produktif bertajuk Perjalanan Vaksinasi Gotong Royong, Kamis (27/5).
Dia mengungkapkan, permasalahan tersebut muncul lantaran tidak semua negara mampu memproduksi dan mengembangkan vaksin anti Covid-19. Padahal, kebutuhan dunia akan vaksin penawar virus corona jenis baru tersebut terus meningkat.
"Bisa kita ketahui bersama penduduk di dunia ini sekitar 7 miliar orang. Artinya 7 miliar itu berebut mendapatkan vaksin melalui negara-negaranya," terangnya.
Maka dari itu, Indonesia sebagai negara yang berada dalam posisi cukup beruntung saat ini. Mengingat sebagai negara bukan produsen awal vaksin justru telah mengamankan stok vaksin Covid-19 dan sudah melaksanakan proses vaksinasi secara bertahap.
"Kita ketahui, bahwa masih banyak negar9 yang belum mendapatkan vaksin sama sekali. Jadi, Indonesia termasuk beruntung sudah sekian puluh juta vaksin masuk dan akan masuk secara bertahap meskipun tidak bisa dikirimkan secara langsing," ucapnya.