Menhub Catat Pemudik Angkutan Umum Nataru 2020 Turun, Terbesar di Moda Kereta

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mencatat adanya penurunan jumlah penumpang angkutan umum di periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Penurunan penumpang sendiri merata di semua sektor baik darat, udara, maupun laut.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Menhub Catat Pemudik Angkutan Umum Nataru 2020 Turun, Terbesar di Moda Kereta
Menhub Budi Karya Sumadi Cek Kesiapan Jakarta Electronic Ticketing Bus. ©2020 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mencatat adanya penurunan jumlah penumpang angkutan umum di periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Penurunan penumpang sendiri merata di semua sektor baik darat, udara, maupun laut.

"Dari data yang diperoleh di semua sektor terjadi penurunan penumpang," ujar dia dalam dalam acara Penutupan Posko Terpadu Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) di Kantornya, Selasa (5/1).

Menhub Budi menyebut, untuk sektor darat mengalami penurunan sebanyak 58 persen. Atau dari 13 juta penumpang menjadi 5,6 juta penumpang di Nataru kali ini.

Adapun kereta api menjadi moda tertinggi yang mengalami penurunan penumpang. Di mana, tingkat penurunan hingga mencapai 83 persen.

"Angkutan kereta api turun sebanyak 83 persen. Paling banyak itu kereta api dari 3,4 juta menjadi 565.000 (penumpang)," jelas dia.

Sementara, di sektor udara jumlah penurunan penumpang mencapai 42 persen. "Ini dari 3,6 juta (penumpang) menjadi 2 juta (penumpang)," terangnya.

Sedangkan di sektor laut arus perjalanan tercatat turun sebesar 62 persen, yakni dari 1,3 juta penumpang menjadi 500 ribu penumpang. Kemudian di sektor penyeberangan arus perjalanan turun sebesar 47 persen dari 3 juta penumpang menjadi 1,5 juta.

Rekomendasi