Menteri ATR: Kita Keras Sekali, Mafia Tanah Melawan Balik Menggunakan Buzzer

Para mafia tanah ini memiliki banyak harta untuk menyewa buzzer yang membuat 'kegaduhan' dan memutarbalikkan fakta.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri ATR: Kita Keras Sekali, Mafia Tanah Melawan Balik Menggunakan Buzzer
Menteri ATR BPN Sofyan Djalil. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN), Sofyan Djalil berjanji akan melakukan tindakan tegas guna menertibkan mafia tanah. Menurutnya, mafia tanah saat ini tidak hanya kabur ketika dikejar oleh pihak berwenang. Para mafia tanah tersebut malah menggunakan berbagai cara untuk memuluskan aksi mereka.

"Sengketa karena mafia tanah, kita keras sekali. Mafia juga fight back, mereka melawan menggunakan buzzer untuk melawan Kementerian," ujar Sofyan dalam konferensi pers virtual, Selasa (10/11).

Para mafia tanah ini memiliki banyak harta untuk menyewa buzzer yang membuat 'kegaduhan' dan memutarbalikkan fakta.

"Mafia sekarang itu mulai pakai media, buzzer, untuk melawan seolah-olah dia jadi korban. (Contoh kasus) kakek yang ditipu pendeta, apa urusannya, bagi kita mafia, ya, tetap mafia, mau itu kakek atau apa, enggak masalah," ujar Sofyan.

Sofyan juga mengungkapkan, pihaknya sering menangkap mafia tanah di Medan, Sumatera Utara. "Paling besar di Kantor Wilayah BPN ditusuk mafia. Kali ini ditangkap dan dipenjara juga," katanya.

Sofyan mengaku tentu tidak mudah untuk menangkap mafia tanah ini. Namun, dirinya menegaskan untuk terus bekerja keras agar seluruh masalah tanah bisa selesai sebelum mafia tanah mencari celah dan beraksi.

"Jadi kita tahu mafia ini duitnya banyak, mereka menggunakan berbagai cara. Tapi kita nggak akan kalah, menyerah, kita terus koordinasi dengan aparat hukum, Jaksa Agung untuk memerangi mafia ini," jelas Sofyan.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi