Corona Jadi Berkah Tersendiri Bagi Upaya Mendorong Budaya Transaksi Non-Tunai

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengatakan pandemi covid-19 memberikan berkah tersendiri bagi sektor teknologi. Pertumbuhan sektor ini terbang tinggi guna melayani kebutuhan masyarakat selama harus di rumah dan menjaga jarak.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Corona Jadi Berkah Tersendiri Bagi Upaya Mendorong Budaya Transaksi Non-Tunai
Kesiapan mal Jakarta jelang new normal. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengatakan pandemi covid-19 memberikan berkah tersendiri bagi sektor teknologi. Pertumbuhan sektor ini terbang tinggi guna melayani kebutuhan masyarakat selama harus di rumah dan menjaga jarak.

"Krisis kesehatan dan ekonomi itu sisi beratnya tapi ada sisi opportunity-nya muncul lompatan teknologi. Sekarang dipaksa dipakai, bahkan rapat-rapat sudah konferensi secara online," kata Anies dalam peninjauan Mal Kasablanka, di Jakarta, Selasa (16/6).

Dia pun menyampaikan bahwa saat melakukan peninjauan di Mal Kasablanka Jakarta Selatan, protokol kesehatan yang diterapkan sangat ketat. Pun dengan aktivitas jual beli sudah dilakukan secara non tunai atau cashless. Pesan makanan atauu minuman sudah menggunakan QR code.

"Mudah-mudahan Jakarta bisa jadi contoh buat wilayah lain. Saya pas masuk harus scan dan transaksi cashless dan harapannya memunculkan kebiasaan baru, pelajaran yang menarik untuk kita," ujarnya.

Anies menambahkan pihaknya sadar, jika interaksi terhenti maka otomatis interaksi ekonomi juga berkurang, sehingga menyebabkan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat terganggu. Oleh karena itu, pemerintah mulai kembali membuka kegiatan ekonomi, salah satunya mal.

"Maka sekarang di Jakarta kondisinya semakin baik, dan insyallah bisa mencapai situasi aman, sehat, dan produktif, kita akan menuju ke sana. Sekarang masih di fase transisi sejak tanggal 4 juni kemarin, kita meneruskan PSBB masa transisi hingga bulan Juni ini sambil kita memantau," pungkasnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), A. Stefanus Ridwan S, mengatakan bahwa penerapan protokol kesehatan di Jakarta merupakan yang paling ketat. Sebab, menurutnya, Gubernur DKI Jakarta menekankan agar keselamatan dan kesehatan pengunjung mal tetap terjaga.

"Mulai kemarin kita sudah bisa beroperasi lagi, jadi Jakarta bersama-sama dengan Bandung, di Bandung sudah ada 21 mal yang buka, tinggal satu yang akan buka 18 Juni, dan kalau kita lihat di Jakarta hampir ada 78 mal yang sudah buka, mal-mal yang di Sedayu akan menyusul kita buka pada tanggal 18 Juni nanti,” kata Stefanus saat melakukan peninjauan Mal Kasablanka, Selasa (19/6).

Begitu juga di seluruh Indonesia. Dia menyebutkan di Sumatera Utara mal seluruhnya sudah buka, hanya beberapa mal yang tenant-nya bermasalah yang masih tutup. Lalu di Sumatera Selatan juga semuanya buka, di Bali buka kecuali dua mal di Seminyak.

Kemudian, di Jawa Tengah, dia mengungkapkan bahwa malnya di sana tidak pernah tutup, dan mal di Solo juga sudah buka. Surabaya dan Malang juga serentak malnya buka. "Jadi praktis semua ekonomi di seluruh Indonesia bisa dibuka," ujarnya.

Dia pun sangat berterimakasih kepada berbagai pihak yang sudah ikut berpatisipasi dalam pelaksanaan penerapan new normal di pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia, baik kepada pengunjung, tenant, pemerintah dan lainnya.

"Saya berterimakasih sekali teman-teman di pusat perbelanjaan bisa memberikan masukan dan berusaha untuk lebih baik lagi. Kita lihat menu-menu di restoran pake QR code dan cashless, mungkin ada satu hal pengunjung bantu agar berita hoaks tentang ada yang kena covid-19 maka perlu dilawan, lalu hoaks barang-barang sudah jamuran dan kadaluarsa, saya kira tidak malahan barangnya habis terus," ujarnya.

Dia meminta semoga ke depannya, berbagai pihak ikut disiplin dan bisa saling mengingatkan dalam menerapkan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan, baik tenant, pengunjung, pemerintah, satpol PP dan aparat lainnya, diminta untuk lebih tegas.

"Sehingga kita bisa menjamin covid-19 ini tidak berkembang lagi. Saya harap bisa konsisten terus sampai new normal ini berakhir," pungkasnya.

Rekomendasi