Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta kepada produsen gas bumi dalam negeri untuk bisa memproduksi secara lebih efisien. Ini selaras dengan target pemerintah yang mau mengalokasikan 64 persen produksi gas untuk pemakaian dalam negeri.
Ungkapan itu dilontarkannya saat menjadi pembicara saat pembukaan Gas Indonesia Summit & Exhibition 2019 di Jakarta Convention Center. "Satu hal yang saya tekankan, produksi gas harus bisa dilakukan seefisien mungkin," seru dia di JCC, Jakarta, Rabu (31/7).
Dia menyatakan, produksi gas oleh pelaku industri di Tanah Air harus bisa dimanfaatkan maksimal oleh lokal, seperti untuk industri manufaktur.
"Kami selalu mendorong kontribusi gas untuk tidak terlalu jauh. Jadi itu bisa dimanfaatkan secara lokal dan tidak harus ekspor gas terlalu jauh sampai ke Amerika Latin," tutur dia.
Di lain sisi, pemerintah juga berharap produksi energi campuran untuk gas bumi bisa meningkat sekitar 22-23 persen pada kurun waktu 2025 hingga 2026. "Maka dari itu, kita harus efisien, kompetitif, dan siap untuk renewable energy," ujar dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com