PLN Catat Kapasitas Listrik Nasional 58.390 MW, Terbesar Disumbang dari PLTU

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat kapasitas listrik nasional mengalami penambahan menjadi 58.390 Mega Watt (MW) sampai triwulan pertama 2019. Hal ini disebabkan pengoperasian sejumlah pembangkit listrik baru. Kapasitas listrik Indonesia sampai akhir 2018 mencapai 57.822 MW.

Rita
Oleh Rita - Reporter
PLN Catat Kapasitas Listrik Nasional 58.390 MW, Terbesar Disumbang dari PLTU
PLTU Cilacap. ©2016 Merdeka.com

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat kapasitas listrik nasional mengalami penambahan menjadi 58.390 Mega Watt (MW) sampai triwulan pertama 2019. Hal ini disebabkan pengoperasian sejumlah pembangkit listrik baru.

Pelaksana tugas Direktur Utama PLN, Djoko Ab‎umanan, mengatakan kapasitas listrik Indonesia sampai akhir 2018 mencapai 57.822 MW. Mengalami peningkatan 0,568 MW pada kuartal pertama 2019.

"Sampai akhir 2018 bertambah 3.009 MW, dari 35.000 MW," kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/6).

Djoko mengungkapkan, dari kapasitas listrik terpasang sebesar 58.390 MW, mayoritas dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 29.021 MW atau 61,82 persen dari total kapasitas pembangkit yang beroperasi.

"Kapasitas terbesar dipasok dari PLTU 61,82 persen," tutur Djoko.

Djoko melanjutkan, ‎PLN terus menurunkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), untuk mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Sampai triwulan pertama 2019, porsi PLTD dalam bauran energi mencapai 4,42 persen, lebih rendah dibandingkan 2018 sebesar 5,98 persen.

"Bauran energi BBM menurun, kinerja operasi semakin efisien," ujarnya.

Sementara, PLN mencatat untuk pemerataan kelistrikan (rasio elektrifikasi) sampai triwulan pertama 2019 sudah 98,5 persen. Naik dibandingkan 2018 kemarin 98,3 persen dan pada 2017 sebesar 95,3 persen. "Sampai akhir tahun kita kejar supaya bisa capai 80-90 persen," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi