PT Jasa Marga (Persero) Tbk menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp27 triliun pada tahun ini. Dana ini terbilang cukup tinggi karena perusahaan melakukan investasi yang masih sepanjang 2018.
Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani menjelaskan, capex akan digunakan untuk menyelesaikan sekitar 5 ruas jalan tol baru. Antara lain Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 seperti Cinere-Serpong dan Serpong-Kunciran.
Lalu juga ada ruas tol Jakarta-Cikampek layang atau elevated, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung dan Pandaan-Malang.
"Capex akan kita gunakan nanti sebanyak Rp27 triliun untuk selesaikan ruas tol tadi hingga akhir tahun," terangnya Hotel Pullman, Jakarta, Senin (6/5).
Direktur Pengembangan Jasa Marga, Adrian Priohutomo menjelaskan, pihaknya juga mengincar sejumlah proyek unsolicitied. Proyek tersebut seperti ruas Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang sebelumnya dikenal dengan Cigatas, tol akses Patimban dan Ciranjang-Padalarang.
"Akses Patimban sekarang sedang di-review ulang trasenya," kata dia.
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2018, Jasa Marga sudah menyelesaikan tujuh ruas jalan tol baru sepanjang 318,75 km. Dengan capaian tersebut, panjang jalan tol yang telah dioperasikan Jasa Marga hingga akhir 2018 mencapai 1.000 kilometer.
Ketujuh jalan tol baru itu adalah Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Segmen SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan (10,75 km), Bogor Ring Road Segmen Kedung Badak-Simpang Yasmin (2,65 km), dan Batang-Semarang (75 km).
Kemudian, Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura (32,65 km), Solo-Ngawi (90,43 km), Ngawi-Kertosono-Kediri segmen Ngawi-Kertosono (87,02 km), dan Gempol-Pasuruan segmen Rembang-Pasuruan (Grati) (20,25 km).
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com