Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong PT Pertamina (Persero) berinvestasi lebih awal di Blok Minyak dan Gas (Migas) Rokan. Pertamina akan resmi menjadi pengelola Blok Rokan pada 2021 mendatang.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, mengatakan Pertamina bisa berpartisipasi dalam mengelola Blok Rokan bersama Chevron Pacific Indonesia sebagai operator saat ini. "Iya sudah bisa ngebor dia," kata Djoko, di Jakarta, Selasa (7/8).
Menurut Djoko, melakukan investasi di awal sebelum resmi menjadi operator blok migas sudah dilakukan Pertamina saat di Blok Mahakam. "Ya nanti Pertamina yang bayar investasinya, kayak kemarin di Mahakam. Kan Pertamina ikut WPNB dulu, sekarang juga sudah bisa," tuturnya.
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, mengungkapkan tujuan Pertamina melakukan investasi di awal untuk menjaga tingkat produksi minyak di Blok Rokan. Sehingga ketika Pertamina resmi mengelola Rokan produksi minyak stabil.
"Secepatnya, karena biar tingkat produksinya tidak turun," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6