Bangun tol Kunciran-Serpong, anak usaha Jasa Marga raih pinjaman sindikasi Rp 3,3 T

Dari total kredit sindikasi tersebut, pinjaman dari BBNI sebesar Rp 735,856 miliar, BMRI sebesar Rp 792,431 miliar, BBCA Rp 735,856 miliar, BBRI Rp 735,856 miliar dan BPD Riau Kepri Rp 300 miliar. Tenor pinjaman sindikasi ini selama 15 tahun

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bangun tol Kunciran-Serpong, anak usaha Jasa Marga raih pinjaman sindikasi Rp 3,3 T
PT Marga Trans Nusantara peroleh pinjaman sindikasi perbankan Rp 3 Triliun. ©2018 Liputan6.com

PT Marga Trans Nusantara (MTN), anak usaha PT Jasa Marga, memperoleh fasilitas kredit sindikasi dari lima bank dengan nilai total sebesar Rp 3,3 triliun. Pinjaman ini rencananya untuk membiayai proyek ruas jalan Tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,19 kilometer (Km).

Direktur Keuangan JSMR, Donny Arsal, mengatakan kelima bank yang memberikan fasilitas kredit sindikasi tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Riau Kepri.

"Total kebutuhan dana investasi untuk membiayai proyek ruas jalan Tol Kunciran-Serpong mencapai Rp 4,7 triliun. Sekitar 70 persen dibiayai dari kredit investasi perbankan dan sisanya 30 persen berasal dari equitas," tuturnya saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/7).

Dari total kredit sindikasi tersebut, pinjaman dari BBNI sebesar Rp 735,856 miliar, BMRI sebesar Rp 792,431 miliar, BBCA Rp 735,856 miliar, BBRI Rp 735,856 miliar dan BPD Riau Kepri Rp 300 miliar. "Tenor pinjaman sindikasi ini selama 15 tahun," ujarnya.

MTN merupakan perusahaan pemilik konsesi proyek ruas jalan Tol Kunciran-Serpong. Proyek ini ditargetkan selesai pada kuartal I 2019.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi