Wapres JK dorong BPJSTK investasikan dana kelolaan di pembangunan rusunawa

Menurutnya, investasi di properti juga lebih menguntungkan jika dibanding dalam bentuk surat utang (obligasi) yang keuntungannya hanya sekitar 6 persen sampai 7 persen. Terlebih, permintaan rusunawa di Indonesia akan semakin meningkat seiring pertumbuhan sektor industri.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Wapres JK dorong BPJSTK investasikan dana kelolaan di pembangunan rusunawa
JK dan Menlu silaturahmi ke MUI. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mendorong agar pihak BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) memperbesar investasi dana kelolaannya di sektor properti. Salah satunya, kata Wapres JK, yaitu membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) melalui pihak ketiga untuk kelas pekerja kelas menengah ke bawah.

Hal ini agar dana kelolaan tersebut memiliki manfaat jangka panjang kepada pada pekerja. "Contohnya bagaimana membangun rusunawa, supaya pekerja juga mempunyai manfaat langsung hari itu tetapi jangka panjang masih bisa terjaga nilai daripada hal tersebut," kata Wapres JK saat membuka acara seminar BPJS Ketenagakerjaan di Istana Wakil Presiden Merdeka Selatan, Rabu (25/4).

Menurutnya, investasi di properti juga lebih menguntungkan jika dibanding dalam bentuk surat utang (obligasi) yang keuntungannya hanya sekitar 6 persen sampai 7 persen. Terlebih, permintaan rusunawa di Indonesia akan semakin meningkat seiring pertumbuhan sektor industri.

Tidak hanya itu, dengan dibangunnya rusunawa di tempat yang letaknya dekat dengan kawasan industri, juga dapat mempermudah para buruh.

"Kalau itu dibangunkan rusunawa, di samping dia bayar sewa, yang bayar toh yang punya pabrik, bisa dipotong di situ langsung. Saya sarankan sejak dulu di Batam dan sebagainya, dengan begitu maka dapat bermanfaat dalam jangka pendek tetapi terjaga nilainya untuk jangka panjang," papar JK.

Rekomendasi