PT Barata Indoensia (Persero) menggandeng Siemens Aktiengesellschaft dalam memproduksi turbin khusus untuk industri gula. Diharapkan ke depan Barata akan menjadi pemasok global bagi Siemens. Saat ini kemitraan ini baru sebatas pemasaran di beberapa negara Asia dan ASEAN.
Kerjasama ini dimulai dengan telah ditandatanganinya Strategic Alliance Agreement antara Silmy Karim sebagai Direktur Utama Barata Indonesia dan Simon Kemnitzer sebagai Head of Southeast Asia Sales Simens AG. Acara ini disaksikan langsung oleh Deputi Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno.
"Ini adalah kerja sama jangka panjang yang disebut strategic alliance untuk the new opportunities dalam bidang pabrik gula. Siemens dan Barata sudah memulai kerjasama di bidang pembangkit listrik dan dikembangkan menuju peralatan industri gula," kata Harry di Kantornya, Jakarta, Selasa (20/3).
Sementara di kesempatan yang sama, Silmy mengaku untuk tahap awal, akan diproduksi lima turbin dari hasil kerjasama ini. Turbin ini akan dipasarkan di pabrik gula milik BUMN dan swasta. Untuk BUMN, yang akan menjadi pengguna turbinnya seperti pabrik gula milik PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara XI (Persero).
Menurut Silmy, potensi bisnis di produk ini ke depan masih cukup cerah mengingat banyaknya perusahaan swasta dan BUMN yang membangun serta merevitalisasi pabrik gulanya. "Kita ekspektasi industri gula di bidang turbin sekitar USD 100-200 juta dalam 2-3 tahun ke depan. Untuk total investasi pabrik gula diperkirakan dalam 3 tahun ke depan sekitar Rp 5-10 triliun," terang Silmy.
Selain itu, guna percepatan penguasaan teknologi, kerjasama dengan Siemens AG ini juga meliputi program peningkatan kapasitas SDM Barata melalui program internship serta pelatihan dalam bidang terkait.
"Apa yang akan kami lakukan adalah membangun kapasitas dengan menggunakan konten lokal serta meningkatkan kemampuan SDM sehingga mampu memasok ke negara lain," tutup Simon Kemnitzer sebagai Head of Southeast Asia Sales Simens AG.
Reporter: Ilyas Praditya
Sumber: Liputan6