Kerap dilanda kecelakaan kerja, Waskita Karya akan punya direksi khusus keselamatan

Pemerintah akan menambah satu posisi direksi di tubuh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Direksi tersebut akan bertanggung jawab penuh terhadap quality, health, safety & environment (QHSE). Penambahan direksi Waskita Karya tersebut akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April nanti.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kerap dilanda kecelakaan kerja, Waskita Karya akan punya direksi khusus keselamatan
gedung BUMN. wordpress.com

Pemerintah akan menambah satu posisi direksi di tubuh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Direksi tersebut akan bertanggung jawab penuh terhadap quality, health, safety & environment (QHSE).

Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN, Ahmad Bambang sangat menyayangkan kejadian kecelakaan pada proyek Rumah Susun (rusun) Pasar Rumput yang dikerjakan Waskita Karya. Maka dari itu, sebagai upaya pembenahan dalam hal keselamatan kerja konstruksi, Kementerian BUMN berencana menambah satu posisi jabatan direksi Waskita Karya.

"Garis besar tugasnya adalah menjamin kualitas dan keamanan sesuai standar serta aturan-aturan yang sudah ditetapkan," kata Ahmad Bambang kepada wartawan, Selasa (20/3).

Rencananya, penambahan direksi Waskita Karya tersebut akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April nanti.

Sebelumnya, kecelakaan kerja Waskita di proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, bukan yang pertama kali terjadi. Hal serupa juga baru-baru ini terjadi pada pengerjaan proyek pembangunan tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) yang mengakibatkan sejumlah pekerja terluka.

"Ini saya sangat sedih. Tentunya seperti itu saya sudah beberapa kali warning ke Waskita, tapi kan terjadi. Salah satunya juga kan manajer dari proyek sebelumnya juga sudah kita ganti. Tapi yang paling utama akhirnya direksi juga harus kita ubah. Itu yang akan kita lakukan. Harus RUPS. Jadi kita tanggal 6 April kita RUPS," ujar Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi