Kemnaker: Melalui PBK diharapkan mampu siapkan tenaga kerja terampil

PBK di BLK Kendari yang diikuti 160 peserta dari 10 kejuruan tersebut dihadiri Asisten II Gubernur Sultra Bidang Pembangunan dan Perekonomian La Ode Andi Pili, Kadisnaker Sultra Saemu Alwi dan Kepala BLK Kendari Andi Asriani Koke.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Kemnaker: Melalui PBK diharapkan mampu siapkan tenaga kerja terampil
Latihan BLK di Kendari. ©2018 Merdeka.com

Untuk mengentaskan pengangguran dan meningkatkan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program nasional, Kementerian Ketenagakerjaan menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Melalui PBK diharapkan mampu mempersiapkan tenaga kerja terampil dan kompeten sesuai kebutuhan industri, agar mampu mengisi lowongan kerja yang ada di industri atau membuka lapangan pekerjaan/usaha mandiri," kata Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja Kemenaker Sukiyo mewakili Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker dalam sambutannya saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (23/1).

PBK di BLK Kendari yang diikuti 160 peserta dari 10 kejuruan tersebut dihadiri Asisten II Gubernur Sultra Bidang Pembangunan dan Perekonomian La Ode Andi Pili, Kadisnaker Sultra Saemu Alwi dan Kepala BLK Kendari Andi Asriani Koke.

Sukiyo mengatakan tujuan kegiatan PBK untuk membentuk sikap mental bagi para peserta dalam menghadapi persaingan global; mengembangkan program pelatihan kerja yang berorientasi pada kompetensi; meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja dalam berbagai keahlian dan keterampilan sesuai kejuruan masing-masing; dan melaksanakan salah satu Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) BLK dalam menekan angka pengangguran melalui pelatihan PBK.

"Dengan memiliki pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) maupun perilaku/sikap kerja (attitude) maka diharapkan peserta PBK bisa mengisi jabatan-jabatan yang tersedia di industri ataupun menjadi wirausahawan," ujar Direktur Sukiyo.

Rekomendasi