Kementerian Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Pagu Kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2019 di Ruang Mataram Gedung Karya Kemenhub, Kamis (1/2).
Dalam acara ini, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa penyusunan anggaran 2019 sangat tergantung dengan kondisi saat ini.
"RKA penyusunan Tahun 2019 tentu kita akan dilibatkan dengan situasi, asumsi apa yang sudah dikerjakan dan meneruskan pekerjaan yang ada," kata Menhub Budi.
Selain itu, Menhub Budi juga akan menjalankan program-program sesuai visi misi Presiden Joko Widodo. "Mengiringi 2019, kita harus merespons apa yang jadi visi misi Presiden. Visi misi yang memberikan semangat untuk kerja dengan baik," ujarnya.
Selain itu, Menhub Budi juga mengaku tidak akan mempermasalahkan jatah anggaran Kemenhub yang nilainya jauh lebih kecil dibanding anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Saya tidak ingin mempertentangkan Kementerian PUPR dapat Rp 100 triliun dan Kemenhub hanya Rp Rp 40 triliun. Gak boleh kita mengeluh begitu. Justru itu tantangan bagi kita dengan anggaran terbatas tapi bisa berupaya maksimal."