Perusahaan Migas Daerah Kabupaten Bekasi, PT Bina Bangun Wibawa Mukti tercatat berhasil menambah produksi elpiji dari 20 ton/hari menjadi kisaran 80-100 ton/hari.
"Setelah mengalami penurunan produksi elpiji beberapa tahun terakhir, saat ini adalah titik balik bagi BBWM untuk kembali menambah produksi," kata Senior Manager PT BBWM, Hilaluddin Yusri di Kilang LPG Tambun, Rabu (6/12).
Peningkatan kapasistas produksi ini sesuai dengan target perusahaan yang telah dicanangkan Direktur Utama PT BBWM Prananto Sukodjatmoko bersama jajaran direksi lainnya, beberapa saat sebelum menyelesaikan proses Build Operate and Transfer (BOT) dari PT Odira Energy Persada, pengelola teknis LPG Tambun sebelumnya.
Peningkatan kapasitas produksi mulai berjalan pada 1 November 2017, dan telah dilakukan uji coba 27 Oktober 2017 lalu pada kapasitas 20-40 ton per hari. "Hasilnya positif, kami berharap para direksi mampu membawa perusahaan ini menuju kondisi bisnis yang sehat dan menguntungkan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Hal penting lainnya adalah, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini telah menguasai sepenuhnya seluruh aset LPG (Liquefied Petroleum Gas) atau Kilang Tambun, hasil kerja sama melalui mekanisme BOT dengan PT Odira Energy Persada, yang membangun kilang gas dengan nilai investasi USD 15 juta.
Kerja sama dengan PT Odira Energy Persada berlangsung selama 10 tahun terhitung sejak 23 November 2004, dan berakhir pada 23 November 2016 lalu. Kini, kilang LPG Tambun berstatus sepenuhnya milik PT BBWM, dengan pengelolaan mandiri.