Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009. Dalam perkembangannya Bitcoin menjadi salah satu instrumen investasi alternatif saat ini. Banyak orang pun menyamakan mata uang ini dengan emas dalam bentuk elektronik.
Menilik pergerakan harganya yang ciamik, banyak orang pun berusaha memilikinya. Sebab, harga Bitcoin cenderung terus naik dari waktu ke waktu. Bahkan di tahun 2016 harga Bitcoin bisa mencapai Rp 6 juta per keping.
Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Imansyah, menuturkan pihaknya masih mengkaji dampak positif dan negatif penggunaan mata uang virtual bitcoin di Indonesia. Pihaknya belum memastikan akan memperbolehkan atau tidak penggunaan Bitcoin untuk transaksi.
"Tentu saja kita mau tahu ini barangnya apa dan bagaimana, supaya tidak berimbas negatif. Tapi itu belum firm ya. Jadi belum pasti pemerintah seperti negara lain. Jadi kita lihat kembali apakah ini positif, atau ada dampak positif kita lihat aturannya," kata Imansyah di Kantornya, Jakarta, Jumat (24/11).
Menurutnya, munculnya bitcoin merupakan dampak perkembangan teknologi yang tak bisa dihindari. Di beberapa negara penggunaan bitcoin akan diatur sebagai bentuk transaksi, salah satunya ialah Singapura.
Dikutip Cekaja, berikt ulasan mengenai baik dan burun Bitcoin.
Advertisement
Kelebihan pertama untuk Bitcoin adalah biaya transfer yang sangat kecil. Untuk melakukan pengiriman uang, Bitcoin tidak memotong biaya yang besar. Untuk sekali transfer, berapapun nilai yang dikirimkan potongan yang dikenakan hanya Rp 500 hingga Rp 3.000.
Saat Donald Trump mencalonkan diri dan akhirnya memenangi pemilihan Presiden Amerika Serikat beberapa waktu lalu, banyak investor dunia yang melarikan dananya dari instrumen lain ke Bitcoin. Alat pertukaran virtual ini belakangan memang kerap dijadikan sebagai alternatif dari emas, valuta asing bahkan saham.
Tak heran peminat Bitcoin semakin lama semakin besar. Salah satu indikator tingginya minat investor dan spekulan atas instrumen ini adalah pergerakan harganya yang signifikan.
Meski Bitcoin memiliki sistem open source, jangan harap bisa membobol dan menerbitkan Bitcoin sendiri. Sejumlah kalangan yang melakukan ulasan atas sistemnya mengakui bahwa keamanan Bitcoin nyaris tanpa cacat. Kesimpulannya, mata uang ini aman dari tindak kejahatan pemalsuan.
Selain sekian keuntungan yang dijabarkan di atas, mata uang virtual ini juga punya sejumlah kelemahan yang harus diketahui.
Advertisement
Sistem Bitcoin memang relatif aman dari kejahatan. Namun, sama seperti mata uang pada umumnya, mata uang virtual ini juga tak kebal dari kejahatan pencurian.
Sekadar informasi saja, untuk dapat dibelanjakan alat tukar ini membutuhkan baris kode khusus bernama Private Key yang disimpan dalam e-wallet atau media penyimpanan yang tak tersambung dengan internet seperti hard disk atau flash disk.
Saat ingin dibelanjakan, pemilik mengakses private key tersebut. Namun, baris kode ini bisa saja dicuri. Kejadian pembobolan e-wallet atau hard disk untuk mengambil private key belum lama ini dialami Inputs.io, sebuah situs penyedia wallet online dan pria bermana James Howell.
Harga Bitcoin juga sangat fluktuatif. Bahkan fluktuasi instrument ini lebih agresif dibandingkan saham. Hal ini di satu sisi menjadi peluang, namun di sisi lain membuktikan banyak orang yang memiliki Bitcoin untuk jangka pendek. Berbeda dengan saham yang menghasilkan dividen atau emas yang relatif stabil nilai tukarnya.
Meski sejumlah negara seperti Jepang sudah melegalkan Bitcoin, negara kita sendiri belum mengakui mata uang virtual ini. Penggunaan Bitcoin di Indonesia sebagai alat tukar bahkan masih bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang di mana alat tukar yang sah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia hanya mata uang Rupiah.
Sejak Januari hingga Oktober 2017, Satgas Waspada Investasi yang dikoordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan telat membekukan tiga entitas yang kegiatan usahanya terkait dengan Bitcoin yakni PT Dunia Coin Digital, Tracto Venture Network Indonesia dan PT Purwa Wacana Tertata.